Pelayanan RSUD dan BPJS “Setali Tiga Uang”

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten  Sumbawa Barat (KSB) ternyata belum optimal menjalankan fungsinya sebagai pelayan kesehatan masyarakat yang baik. Banyak pasien rujukan mengeluh akibat tidak profesionalnya tim medis maupun pendamping RSUD, yang terkesan lepas tangan dalam menyelesaikan proses administrasi pasien rujukan di rumah sakit rujukan. Mereka bertanggung jawab sebatas hanya mengantarkan pasien hingga ke rumah sakit rujukan, setelah itu berlalu pergi tanpa ambil pusing proses administrasi apa yang selanjutnya akan dihadapi si pasien. BPJS pun demikian, fungsinya yang konon menjalankan sistim jaminan sosial nasional ini belum terbukti melaksanakan tugasnya dengan baik. Bahkan di tataran implementasinya, peserta BPJS masih ditarik biaya, dengan alasan biaya administrasi. Pantaskah dua lembaga yang ditunjuk dan dibiayai negara untuk mengurus kesehatan warganegara mengabaikan hak masyarakat dan terpuruk dalam hal pelayanan?. **.

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Perusahaan Penambang Diduga Dibekingi Oknum Pejabat” Brang Ene, KOBAR - Deklarasi Brang Ene sebagai wilayah Asri…