Kinerja Tenaga Penyuluh Perlu Dibenahi

Kinerja tenaga penyuluh lapangan pada Badan Ketahanan Pangan  Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP5K) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ternyata masih perlu dibenahi. Pasalnya, hampir sebagian besar masyarakat petani tidak mengetahui keberadaan mereka. Sehingga keluhan yang disampaikan mengindikasikan tingkat koordinasi dan pengawasan penyuluh di lapangan masih kurang optimal. Seperti yang diungkap Kepala BP5K KSB, Manawari SSos, bahwa persoalan itu kerap menjadi laporan masyarakat. Sehingga untuk memastikan tenaga penyuluh turun ke tingkat lapangan melakukan pendampingan, pihaknya telah menetapkan aturan yang ketat, diantaranya, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintahan Desa agar setiap tenaga penyuluh dalam melakukan tugasnya harus sepengetahuan Kepala Desa. Termasuk melampirkan keterangan dan tanda tangan Kepala Desa dalam setiap laporan yang disampaikan tiap bulannya. Ketegasan ini patut diancungi jempol, sebab seperti yang diharapkan Pemerintah, tenaga penyuluh lapangan memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam menyukseskan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi sektor pertanian. Artinya, ketika terjadi persoalan di tingkat petani, seperti gagal panen maupun produksi pertanian mengalami penurunan, kinerja tenaga penyuluh patut dipertanyakan. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang,  KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora)…