Hasil Pilkades Digugat?

Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) selaku pihak penyelenggara pemilihan kepala desa (Pilkades) di 16 Desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara serentak, telah menetapkan hasil perolehan suara masing-masing calon kepala desa (Cakades). Namun, sehari setelah penetapan itu, di beberapa desa mulai muncul beberapa persoalan, seperti dugaan tidak jelasnya panitia pelaksana dalam menentukan sah dan tidaknya surat suara pemilih yang telah dicoblos, persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta hal-hal lain yang dianggap kurang meyakinkan dalam pelaksanaannya, sehingga mereka mendesak untuk membatalkan hasil Pilkades. Menyikapi hal itu, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) setempat, siap dengan tangan terbuka menerima segala bentuk aduan menyangkut pelaksanaan Pilkades serentak. Badan ini bahkan mempersilahkan para pihak untuk melaporkannya  bila ada yang memang belum puas dengan hasil pelaksanaannya. Namun, yang mengajukan aduan harus bisa menunjukkan bukti yang jelas dan valid untuk kemudian disampaikan kepada Majelis Penyelesaian Sengketa (MPS) Pilkades. Pengajuan gugatan sudah harus disampaikan dalam jangka waktu tiga hari setelah pelaksanaan Pilkades. Semua pengaduan dan sanggahan akan diakomodir dan dibahas dalam pleno MPS. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
KESEHATAN KELUARGA Oleh: dr. Annisa Dwi Andriani (Dokter di Puskesmas Taliwang, Sumbawa Barat, NTB) Hipertensi…