);

13 Tahun Membidik Realitas Terserak

Tak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan pemberitaan yang cenderung tidak berimbang dan didominasi oleh surat kabar dari luar daerah. Akhirnya, mereka bersepakat dan bertekad untuk mengawal pembangunan di daerah yang mereka cintai melalui jalur media massa.

Pada 18 Nopember 2006, dengan menumpang cetak di mesin percetakan milik Perusahaan Daerah (Perusda) KSB, terbitlah edisi perdana Koran Sumbawa Barat, untuk lebih akrab disingkat KOBAR. Pada awal-awal tahun penerbitan, perjalanannya tidaklah semulus yang diharapkan. Wajarlah, karena surat kabar ini didirikan hanya dengan modal nekat. Kadang koran yang berisi 12 halaman itu terpaksa harus numpang mesin fotocopy di mana-mana, karena tidak mampu membayar sewa mesin cetak dan terbebani oleh biaya produksi yang tinggi.

Baca Juga :  Kunjungan Bupati Ke Luar Negeri Disoal

Perjalanannya pun berliku-liku, namun tagline “Membidik Realitas Terserak” yang dimiliki KOBAR, bukanlah sebuah slogan biasa dan tanpa makna, tetapi menjadi spirit pegangan sampai kapan pun. Pada pertengahan tahun 2007, KOBAR hadir di dunia Internet. Akan tetapi, kendala koneksi internet yang belum stabil di Kota Taliwang, membuat portal berita KOBAR beberapa kali berganti nama domain. Meski demikian, semangat untuk menyajikan dan menyebarkan informasi kepada masyarakat tak pernah kendur.

Perkembangan teknologi semakin hari semakin maju. Internet merupakan teknologi yang perkembangannya paling pesat saat ini. Orang dari berbagai kalangan mudah sekali mengakses internet. Bahkan dengan akses internet yang disediakan oleh penyedia jasa telekomunikasi, orang-orang di pelosok terpencil pun telah bisa mengakses internet lewat komputer, maupun lewat handphone dengan mudah dan murah.

Pesatnya perkembangan teknologi, terutama Internet, tak pelak menuntut perusahaan penerbitan informasi dan berita, atau media massa, untuk mengantisipasinya. Kehadiran media cetak, perlahan mulai bersaing dengan media elektronik seperti radio, televisi dan Internet, dalam hal menyajikan informasi.

Baca Juga :  Adipura Hanya Jadi Dambaan?

Karena itu, sebagai sebuah media massa, KOBAR dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi tersebut. Sikap itu tak lain demi mewujudkan misi utama KOBAR, yakni, menyajikan dan menyebarkan informasi bagi masyarakat. Media Online dengan alamat https://kobarksb.com/ adalah salah satu produk unggulan yang kami miliki untuk mewujudkan penyajian berita dan informasi terkini tentang dinamika yang terjadi di KSB dan NTB, tanpa tenggat waktu.

KOBAR sebagai sebuah media massa, tampil secara multimedia, tidak lagi hanya menyediakan edisi cetak. Sebab, sangatlah tidak patut apabila sebuah media massa, tidak mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Kobarksb.com berusaha memenuhi keinginan para pencari informasi. Selain menyajikan berita dan informasi terkini tanpa tenggat waktu, juga menautkan pengakses dengan berbagai link (tautan) informasi dan sosial media yang ada di dunia Internet.

Kobarksb.com hadir dengan wajah lokal dan sajian berita yang berkualitas. Kami berupaya menerapkan standar tinggi jurnalistik dalam meliput peristiwa dan menuliskannya secara tajam, cerdas dan berimbang. Prinsip kami, enak dibaca dan perlu.

Baca Juga :  Pernikahan Dini Jadi Tren di KSB

Sebagai salah satu pilar demokrasi, KOBAR paham betul akan tugas dan kewajibannya. Selain menjadi sarana dan prasarana komunikasi untuk mengakomodir semua pihak, dan memberitakan segala jenis peristiwa di daerah ini ke khalayak ramai. KOBAR juga bertujuan sebagai agen perubahan. Karenanya, kami selalu berusaha memberikan informasi tentang perubahan dan dinamika daerah secepatnya dan seakurat mungkin.

Sebagai insan pers, kami berkewajiban memberikan informasi yang tepat dan juga berguna. Kami selalu bertekad sebagai watchdog (mata dan telinga), dalam konteks sebagai pemberi penilaian, kritik dan saran kepada penguasa, parlemen, lembaga penegak hukum dan masyarakat.

Bagaimanapun, 13 tahun bukanlah waktu yang pendek. Doakan kami untuk tetap dan selalu membidik realitas terserak di bumi pariri lema bariri ini. Pers hebat, Indonesia maju. Merdeka! **

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Sistem rekrutmen satu pintu yang digadang-gadang menjadi solusi persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten…