TKD dan THR PNS di KSB Dibayar 27 Mei

“Insentif PTT Juga Cair”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan akan mencairkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dan gaji 14 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara serempak, sebelum libur dan cuti bersama hari raya Idul Fitri. Disamping hak para PNS, Pemkab juga tak lupa membayar insentif bagi para Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup pemerintah setempat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Nurdin Rahman SE, ketika ditemui awak media ini, kemarin, mengungkapkan, bahwa total uang yang akan dicairkan sekitar Rp 60 Miliar lebih. Keseluruhan dana tersebut telah tersedia di kas daerah, tinggal pihaknya menyelesaikan sejumlah administrasi yang diperlukan untuk proses pencairan dana tersebut.

“Paling lambat tanggal 27 Mei mendatang, seluruh hak PNS dan PTT itu sudah mulai dicairkan,” ungkap Nurdin.

Untuk TKD bagi PNS, akan dibayarkan untuk tiga bulan masa kerja, yaitu bulan Maret, April dan Bulan Mei. Sedangkan besaran gaji 14 atau THR adalah satu kali gaji pokok, tanpa potongan.

”PNS menerima gaji 14 tanpa ada pemotongan apapun, murni diterima 100 persen. Sedangkan insentif para PTT dibayarkan untuk 4 bulan masa kerja,” jelasnya.

Adapun rincian besaran anggaran yang akan digelontorkan untuk pembayaran hak para PNS dan PTT tersebut adalah; gaji 14 atau THR ditaksir sekitar Rp 14 Miliar, Tunjangan Kinerja Daerah ditaksir sekitar Rp 6 Miliar, sedangkan Insentif pengganti biaya transport bagi Pegawai Tidak Tetap ditaksir sekitar Rp 13 Miliar.

”Total pembiayaan pembayaran tunjangan PNS dan isentif Non PNS berkisar Rp 60 Miliar lebih,” beber Nurdin Rahman.

Selain  pembayaran tunjangan PNS, Pemerintah setempat juga telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran tunjangan pejabat negara seperti Bupati dan Wakil bupati, serta seluruh anggota DPRD.

“Anggaran yang disiapkan untuk pembayaran gaji 14 untuk anggota DPRD berkisar  Rp 170 Juta. Sedangkan gaji 14 untuk Bupati dan Wakil Bupati  sekitar Rp 41 Juta lebih,” imbuhnya.

Namun ketika disinggung soal pembayaran gaji PNS bulan Juni, ia menjelaskan, bahwa gaji PNS untuk bulan Juni tidak bisa dibayar pada awal bulan, karena terkendala libur cuti bersama lebaran.

”Gaji PNS untuk bulan Juni kita tidak bisa bayar pada awal bulan, karena sudah masuk libur lebaran. Tapi yang jelas, seluruh dana untuk itu telah tersedia di kas daerah,” demikian Nurdin Rahman. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK