);

TKD dan Honorarium ASN KSB Dihapus

“e-Kinerja Jadi Solusi”

Taliwang, KOBAR – Mulai Januari 2020, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan menghapus pemberian honorarium tim kegiatan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), begitu juga dengan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Dan akan diganti dengan e-Kinerja.

Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran keuangan daerah, sekaligus meratakan tunjangan kepada setiap pegawai yang bekerja. Sebab selama ini honor kegiatan hanya dinikmati oleh pihak tertentu saja. Sedangkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak ikut dalam kegiatan tidak mendapatkan honorarium. Maka dari itu TKD dan honorarium diganti dengan e-Kinerja.

“Jadi, e-Kinerja ini sama halnya dengan TKD atau Honorarium. Akan tetapi untuk mendapatkan tunjangan dari e-Kinerja disesuaikan dengan pekerjaan yang pernah dikerjakan oleh masing-masing ASN atau pegawai pada setiap OPD,” tutur Nurdin Rahman SE, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) KSB, kepada media ini, kemarin.

Baca Juga :  Sekdes PNS Bakal Ditarik Ke SKPD

Tak hanya itu, Nurdin menjelaskan, selama ini pegawai menerima TKD atau tambahan penghasilan melalui absen, bukan atas pekerjaan yang mereka kerjakan. Sehingga siapa yang rajin absen akan mendapatkan TKD penuh. Akan tetapi, yang bekerja sampai lupa absen sering kali sedikit menerima TKD, itu yang kemudian tidak fair. Maka dengan e-Kinerja inilah, para pegawai akan menerima TKD atau Honorarium sesuai dengan pekerjaan yang pernah mereka kerjakan.

“Masing-masing pegawai akan diberikan akun e-Kinerja, dan diisi oleh pegawai itu sendiri pada jam pulang kantor atau pada waktu senggang. Sehingga hasil pekerjaan mereka akan mendapat poin, lalu kemudian poin itu akan ditukar menjadi koin. Dan poin tersebut akan terlihat jumlahnya ketika mereka sudah menginput pekerjaan mereka ke dalam akun e-Kinerja,” jelas Nurdin.

Sehingga, menurut Nurdin, e-Kinerja ini sangat efektif untuk memberikan semangat kerja kepada para pegawai. Karena besaran tunjangan mereka tergantung dari pekerjaan mereka. Satu undangan atau satu surat yang mereka buat, maka itu sudah menjadi poin buat mereka. Sehingga setiap satu pekerjaan yang mereka kerjakan akan terhitung poin sesuai dengan takaran pekerjaan yang dikerjakan.

Baca Juga :  Tim TNBBN KSB Tetap Bersikukuh Akan Lakukan Penertiban Lahan

“Masing-masing orang akan mendapatkan tunjangan sesuai dengan jumlah poin yang mereka dapat, walau nilainya tetap akan diukur sesuai dengan pangkat dan golongan mereka,” tutup Nurdin Rahman. (kdon)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
"Kesejahteraan Pegawai Terabaikan" Taliwang, KOBAR - Belum lama ini sudah beberapa kali keluarga pasien mengeluhkan…