);

Seluruh Gerai Indomaret di KSB Ditutup

“Puluhan Karyawan Terancam PHK”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pada Selasa (8/10), telah menerbitkan surat penghentian sementara terhadap seluruh gerai Indomaret yang beroperasi di KSB. Sebanyak lima gerai Indomaret disegel.

Kelima gerai itu adalah; 1. Toko Indomaret di Jalan Jendral Sudirman No. 57, Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, dengan nomor IUTM yang sudah tidak berlaku, 503/01/IUTM/II/2018. 2. Toko Indomaret di Jalan Ahmad Yani, RT 09 RW 03, Lingkungan Sampir B, Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang, dengan nomor IUTM yang sudah tidak berlaku, 503/02/IUTM/II/2018. 3. Toko Indomaret di Jalan Cendrawasih, RT 01 RW 06, Kelurahan Kuang, kecamatan Taliwang, dengan nomor IUTM yang sudah tidak berlaku, 503/03/IUTM/II/2018. 4. Toko Indomaret di Jalan Lasap No. 17, Kelurahan Menala, kecamatan Taliwang, dengan nomor IUTM yang sudah tidak berlaku, 503/04/IUTM/II/2018. 5. Toko Indomaret di Jalan Raya Maluk, Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk, dengan nomor IUTM yang sudah tidak berlaku, 503/05/IUTM/II/2018.

Baca Juga :  Membludak Permohonan Legalisir KTP

Pantauan media ini, aksi penyegelan di lima gerai itu membuat aktifitas di masing-masing gerai mati total. Para karyawan terpaksa menghentikan aktifitas mereka, dan pulang ke rumah masing-masing. Seorang Karyawan, ketika diminta tanggapannya oleh awak media ini, tampak syok.

“Penyegelan ini membuat kami bingung dan kaget Pak. Namun kami minta kepada Pemerintah untuk memikirkan nasib kami. Jangan sampai kami dirumahkan,” ujarnya.

Dia mengaku, lima gerai yang disegel itu mempekerjakan puluhan tenaga kerja asal daerah ini. Sungguh ironis, jika mereka harus berhenti bekerja. Sedangkan lapangan pekerjaan di daerah ini sangat susah dan terbatas.

“Jika kami di-PHK. Kemana lagi kami akan mencari kerja?. Sedangkan untuk bisa bekerja di sini saja susahnya minta ampun. Bapak tahu kan lapangan pekerjaan di sini sangat terbatas!,” katanya, sedih.

Sementara itu, H Abdul Hamid SPd MPd, Kepala DPMPTSP KSB, saat dikonfirmasi media ini, menjelaskan, bahwa langkah tersebut diambil karena manajemen PT Indomarco Prismatama, selaku pemilik toko Indomaret, dianggap lalai memenuhi kewajibannya untuk memperpanjang izin, dan memenuhi semua ketentuan yang dipersyaratkan.

Baca Juga :  PT Brantas Disinyalir Tabrak UU Ketenagakerjaan

“Demi untuk meningkatkan kepatuhan, dan menegakkan aturan dan ketentuan yang berlaku, maka segala aktifitas di lima gerai Indomaret dihentikan sementara. Terhitung sejak tanggal 7 Oktober 2019, sampai dengan terpenuhinya persyaratan-persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Abdul Hamid.

Abdul Hamid menambahkan, bahwa Pemerintah telah meminta kepada PT Indomarco, untuk segera merealisasikan semua item komitmen yang telah dituangkan dalam MoU mereka dengan Pemerintah KSB, maupun dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Tim monitoring dan evaluasi Pemerintah KSB akan segera melakukan evaluasi lapangan secara seksama, terkait realisasi komitmen kemitraan dengan UMKM dan lain-lain, sebagaiman ketentuan yang berlaku,” pungkas Abdul Hamid. (kras)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Rumah Adat Tak Kunjung Berdiri” Taliwang, KOBAR - Kegagalan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada…