Remaja Pembentang Sang Merah Putih di Istana Jadi Peternak Ayam

Taliwang, KOBAR – Masih ingat Fadlullah Arofah?, Ia adalah satu-satunya warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang pernah menjadi pembentang bendera merah putih di Istana Merdeka pada peringatan HUT RI ke-69, tahun 2014 silam. Alumni SMKN 1 Taliwang itu mewakili Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai anggota Paskibraka bersama perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia.

Fadlullah Arofah ketika membentang sang merah putih di Istana Merdeka, 17 Agustus 2014.

Tapi kini, prestasi yang diraihnya hingga membawa harum nama daerah, tinggal kenangan. Nama dan jasanya seolah raib ditelan bumi. Mungkin saja pemerintah telah melupakannya, padahal untuk meraih prestasi itu penuh perjuangan keras.

Fadlullah Arofah saat disambut Wakil Bupati KSB di gedung Graha Fitrah, Tahun 2014.

Lepas dari prestasi itu, Enam bulan setelah lulus sekolah, Fadlul tidak lantas melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. Faktor keadaanlah yang membuat dirinya memilih menjadi peternak ayam. Setitik perhatian yang semestinya diperoleh justru jauh dari yang diharapkan.

“Beginilah mas, itung-itung untuk bantu keluarga,” kata Fadlul, saat ditemui awak koran ini, Selasa (16/8), di peternakannya di Batu Ble, Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang.

Fadlul di peternakannya dibantu dua rekannya. Setiap harinya ia harus berjibaku dengan pekerjaan mengatur waktu makan ternak hingga membersihkan kotoran ternak. 100 ekor ayam petelur yang diternaknya hanya mampu menghasilkan 60 butir telur setiap hari. Kalau dikalkulasikan, penghasilan yang diperoleh dari penjualan telur-telur itu hanya sebesar Rp 70 ribu.

Fadlullah Arofah saat diwawancarai awak koran ini di kandang ayam miliknya, Selasa (16/7/2016).
Fadlullah Arofah saat diwawancarai awak koran ini di kandang ayam miliknya, Selasa (16/8/2016).

“Kalau dihitung-hitung memang tak seberapa. Apalagi jika dibandingkan dengan harga pakan ternak dan kebutuhan lainnya yang terus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Fadlul sebenarnya memiliki keinginan yang sama seperti teman-teman seangkatannya. Melanjutkan pendidikan hingga berkeinginan bekerja sesuai kemampuan yang dimiliki. Apalagi menjadi bagian dari Paskibraka nasional bukanlah hal yang mudah. Proses panjang harus ditempuh, sampai akhirnya terpilih dan menjadi bagian anggota Tim Sadewa Pembentang Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

“Saya pinginnya ada sedikit perhatian dari pemerintah, apalagi saat ini momen yang sangat tepat. Paling tidak, jasa atau prestasi kami mengharumkan nama daerah tetap diingat,” harapnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Surat Keputusan (SK) terkait penetapan Sekda definitif Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sayup-sayup dikabarkan…