Pol PP: KTC Sudah Bebas Ternak

Taliwang, KOBAR – Sudah lumrah dipandang bahwa kawasan perkantoran Kemutar Telu Center (KTC) selama ini menjadi tempat yang dipergunakan para pemilik ternak untuk areal pelepasan, sehingga hampir setiap hari ada berbagai hewan ternak yang terlihat diikat dalam areal yang menjadi icon pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tersebut.

Maraknya ternak yang berada dalam kawasan KTC menjadi perhatian khusus Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk segera dilakukan penertiban, bahkan kebiasaan masyarakat menjadikan KTC sebagai tempat pelepasan ternak telah disikapi serius penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut. “Saat ini KTC sudah bebas dari hewan ternak,” aku Agus Hadnan, selaku kepala Pol PP kepada media ini kemarin.

Tidak dibantah oleh Agus Hadnan jika pihaknya harus bekerja ekstra, bahkan harus menempatkan personil jaga di beberapa titik yang menjadi tempat pelepasan ternak, agar bisa langsung mensosialisasikan kepada masyarakat pemilik ternak, bahwa kawasan KTC tidak bisa dijadikan tempat pelepasan ternak, karena melanggar Perda. “Anda bisa lihat sendiri bahwa sekarang tidak ada lagi ternak dalam kawasan KTC,” ucapnya.

Masih keterangan Agus Hadnan, sudah tidak terlihat ternak dalam kawasan KTC bukan karena pihaknya bertindak paksa, tetapi lebih pada tingginya kesadaran masyarakat pemilik ternak itu sendiri, karena telah disampaikan larangan tersebut. “Setelah kami sampaikan bahwa kebiasaan melepas ternak dalam kawasan KTC adalah sikap yang salah, maka para pemilik ternak mulai sadar dan tidak lagi ada yang melepas ternak dalam KTC sampai saat ini,” tuturnya.

Jika ada ternak yang ditemukan dalam areal KTC, Agus Hadnan mengaku akan langsung mengambil tindakan dengan mengamankan ternak tersebut dan akan meminta pemilik untuk datang langsung ke kantor Pol PP. Saat itu telah disampaikan peringatan keras bahwa pelepasan ternak tidak boleh diulang kembali. Jika suatu hari kembali tertangkap, maka akan dijadikan kasus pelanggaran Perda.

Terkait dengan beberapa titik lokasi yang terlihat masih ada ternak yang terikat, Agus Hadnan mengingatkan bahwa areal itu sudah bukan dalam kawasan KTC. “Mungkin masih terlihat ada beberapa ternak yang terikat tepat di depan kantor Pol PP dan di depan kantor Kesbangpoldagri. Perlu diketahui, bahwa areal itu bukan masuk dalam kawasan KTC, jadi jangan sampai salah lihat, karena penempatan di luar kawasan KTC tidak menjadi masalah,” tandasnya.

Selain telah meminta seluruh pemilik ternak untuk tidak mengikat ternak dalam kawasan KTC, Pol PP juga telah mengingatkan kepada seluruh pedagang malam dalam kawasan KTC yang menggunakan rombong, agar tidak lagi menyimpan rombong jualan di samping Masjid Agung Darussalam, karena merusak estetika Masjid maupun kawasan KTC, sehingga diminta untuk dibawa pulang.

Langkah yang dilakukan itu bukan berarti melarang aktifitas pedagang, tetapi lebih pada mengajak untuk ikut menjaga keindahan dan estetika KTC, termasuk Masjid Agung yang menjadi tempat penyimpanannya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Program pendampingan terhadap petani yang dimotori PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) diharapkan bisa meningkatkan produksi…