Plt Sekda KSB Jadi Sekda

Bupati: Setahun Sebagai Plt Bisa Jadi Bekal

Taliwang, KOBAR – Abdul Azis SH MH, yang diprediksi banyak kalangan bakal unggul pada seleksi pimpinan tinggi pratama atas posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), akhirnya terbukti. Rabu, (24/8) kemarin, sosok yang sebelumnya dipercayakan menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekda ini, secara resmi dilantik Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, sebagai Sekda definitif, berdasarkan SK Bupati Nomor 56/821/BKDIKLAT/2016, tentang Pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat.

Seluruh prosesi pelantikan ini, dipusatkan di aula gedung graha fitrah, Kompleks KTC, mulai dari pengambilan sumpah hingga penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada Sekda yang baru dilantik, dengan harapan bisa amanah dan tidak menyiakan-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan.

“Jabatan Sekda merupakan jabatan strategis dalam jenjang birokrasi, karena dituntut mampu berperan sebagai katalisator, dinamisator dan motivator dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan,” kata Bupati.

Selain itu tambah Bupati, Sekda mempunyai kewajiban membantu bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sumbawa Barat.

“Saya yakin dan percaya, Pak Abdul Azis mampu melaksanakan semua itu, berdasarkan pengalaman, pendidikan dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan selama menjadi Plt Sekda setahun terakhir,” imbuhnya.

Dalam arahannya Bupati juga menyatakan, kedudukan Sekda merupakan jabatan tertinggi di ASN, Dia memiliki peranan sangat penting dan strategis dalam rangka kelancaran penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan sosial masyarakat. Karenanya, berhasil tidaknya tugasnya, sangat bergantung pada kepiawaian manejerial dan seni Sekda menata, mengelola serta memberdayakan perangkat organisasi sehingga semuanya berfungsi optimal.

Untuk itu, Bupati meminta Sekda terpilih agar segera melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap tugas-tugas perangkat daerah, serta melakukan identifikasi  terhadap gejala permasalahan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah yang menyangkut urusan wajib maupun pilihan.

Tiga point penting juga ditekankan, yakni, meningkatkan disiplin aparatur melalui reward dan panisment sesuai ketentuan, menjaga serta meningkatkan tata pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan profesional sesuai visi misi pemerintah, dan melakukan terobosan kreatif dan inovatif untuk tumbuh kembangnya perekonomian daerah serta terpeliharanya harmonisasi di masyarakat dengan memberdayakan seluruh tugas dan kewenangan di masing-masing SKPD.

“Perlu disadari, tuntutan masyarakat terhadap kinerja birokrasi semakin tinggi, rakyat semakin cerdas memahami hak-haknya, ini bentuk keberhasilan pembangunan yang patut disyukuri sekaligus tantangan guna menguatkan komitmen keberpihakan pada kepentingan rakyat,” paparnya.

Menurutnya, Sekda sebagai ‘Panglima’ ASN harus pula mampu membimbing seluruh pegawai untuk bekerja mengikuti ritme kepala daerah agar bekerja lebih bagus lagi, termasuk juga berkomunikasi dengan forum Muspida.

“Saya yakin Pak Azis mampu untuk itu, dan saya pesankan pada seluruh pejabat eselon II, III, IV dan seluruh staf untuk mendukung sepenuhnya kinerja Sekda Abdul Azis,” Kata Bupati.

Sementara terpisah, Sekda Abdul Azis menyatakan siap melaksanakan amanah yang diberikan itu secara professional. Ia akan mengubah cara berpikir seluruh ASN di lingkup Pemkab setempat agar semakin inovatif, dan mengedepankan disiplin kerja serta mengembangkan profesionalisme aparatur.

Menurutnya, suksesnya gerakan reformasi ASN ini, tidak hanya bergantung pada perannya seorang, namun membutuhkan kerjasama semua aparatur tanpa terkecuali. Demikian juga dengan target perbaikan kinerja, menjadi tugas bersama seluruh ASN  hingga nantinya terjadi perubahan gaya ASN dari yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.

“Luar biasa jika mendapatkan jempol dari masyarakat. Luar biasa jika menggugah kepuasan masyarakat. Luar biasa jika tidak lagi menuai kritik masyarakat. Ini tugas kita semua selaku aparatur, karena demikianlah tugas pokok dan fungsi kita,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai langkah awal yang akan dilakukan pasca dilantik, pejabat senior yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Asisten I ini juga akan melakukan konsolidasi internal, kemudian fokus pada pengawasan ASN yang akan dilakukan secara berjenjang.

“Ini akan saya lakukan mulai dari staf, kepada pejabat di bawah, sampai kembali ke Sekda, sebagai pertanggungjawabkan kepada Bupati. Selain juga  melaksanakan dan menjalankan visi misi Bupati dan Wakil Bupati  yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” pungkasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan telah…