PKB Syaratkan Elektabilitas Calon

Taliwang, KOBAR – Berbagai strategi politik tengah dimainkan oleh para politikus partai, terutama dalam mencari kandidat calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan dihelat pada Juni 2015 mendatang.

Ada beberapa syarat yang coba dicantumkan oleh sejumlah partai, baik itu syarat umum, tetapi ada juga yang menegaskan syarat khusus, berupa kader partai dan atau pernah berkontribusi untuk membesarkan partai tersebut, namun ada partai yang membuka diri atau membuka ruang bagi non kader.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bukan hanya membuka kesempatan bagi ekternal partai atau non kader, tetapi lebih selektif dengan melihat elektabilitas calon yang akan diusung. “Kami tidak asal memberikan dukungan, karena elektabilitas calon menjadi salah satu syarat penilaian sebelum menetapkan pilihan atau dukungan,” ucap ketua PKB KSB, Sudarli SPd melalui selularnya senin 13/10 kemarin.

Masih keterangan Sudarli, pihak partai memang belum melakukan proses tahapan seleksi calon, namun pembicaraan intens dengan kandidat yang bersedia maju pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sudah terbangun, meskipun belum sampai pada keputusan, karena masih ada proses lanjutan, yaitu pengusulan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), diyakini jika PKB akan ikut mengusung calon orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri ini.

“Saat ini kami belum bisa menetapkan pilihan atau keputusan, karena masih menunggu keputusan tentang aturan yang akan dipergunakan untuk Pemilukada. Apakah pemilihan langsung oleh rakyat atau akan menggunakan sistem pemilihan melalui DPRD seperti usulan aturan terbaru, namun yang pasti sudah ada beberapa calon yang merapat untuk meminta dukungan,” lanjut Sudarli.

Apakah pemilihan langsung atau melalui DPRD KSB, syarat elektabilitas akan tetap dipergunakan, karena PKB tidak ingin mendukung atau memilih calon yang tidak populis di tengah masyarakat dan tidak teruji kemampuannya, sebab memilih pemimpin tidak mudah, jika kita semua berkeinginan menciptakan daerah ini lebih baik. “Elektablitas jangan hanya diartikan dengan populis saja,” tandas Sudarli.

Pada kesempatan itu Sudarli belum bisa mempublikasi siapa yang sudah merapat dan meminta dukungan tersebut, karena belum ada pembahasan internal untuk pengusungannya. “Saya belum bisa menyampaikan siapa calon Bupati yang sudah merapat itu, karena tidak etis untuk disampaikan sebelum ada penetapan partai,” terang Sudarli.

Sudarli juga mengakui bahwa calon yang akan diusung nanti pasti akan disampaikan kepada konstituen, karena simpatisan dan pendukung PKB juga harus mengenal siapa calon yang harus dimenangkan nanti, baik itu pada proses pemilihan melalui DPRD, apalagi pemilihan dilakukan secara langsung. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Siapa yang akan dimintai pertanggung jawaban dengan kondisi Tugu Syukur yang dibiarkan berantakan pada bagian…