Peta Politik KSB, Fud: Tunggu dan Pantau

Taliwang, KOBAR – Wakil ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin ST, yang digadang-gadang sebagai nominator Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) mendampingi Dr Ir W Musyafirin MM mengaku bukan hanya siap menjadi orang nomor dua, tetapi juga siap untuk menjadi Bakal Calon Bupati (Bacabup) periode 2015-2020 mendatang.

Disampaikan politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu, semua manusia telah diberikan mandat oleh sang pencipta untuk menjadi pemimpin, jadi mau tidak mau harus siap saat ditentukan menjadi pemimpin, namun kita juga harus mengukur kemampuan dan potensi diri sebelum melangkah menjadi pemimpin yang lebih besar, termasuk dalam menentukan sikap politik menghadapi Pilkada mendatang.

Pada kesempatan itu Fud, sapaan akrabnya mengaku apresiatif dengan ditetapkan dirinya sebagai salah seorang nominator bacawabup, namun ia sadar diri bahwa saat ini belum sampai pada penetapan. “Intinya begini, saya siap untuk ditetapkan sebagai bacawabup berpasangan dengan Musyafirin, termasuk mendukung opsi pemilihan bacawabup melalui proses survey, karena yang ditetapkan adalah pilihan masyarakat,” tegasnya.

Menyinggung soal tema dalam penentuan bacawabup adalah yang memiliki elektabilitas dan mampu mendongkrak suara atau bukan yang memiliki materi banyak, Fud sangat setuju, apalagi kalau melihat dari regulasi pelaksanaan Pilkada mendatang, dimana ada pembatasan atribut, jumlah pertemuan juga dibatasi, sehingga tidak menjadi prioritas bahwa calon harus memiliki materi banyak, namun lebih pada melihat kapasitas dan kapabilitas dari calon yang diusung tersebut.

Masih keterangan Fud, dirinya lebih berpasrah pada sebuah keputusan akhir nantinya, sehingga tidak akan melakukan gerakan apapun untuk menjadi yang terpilih dari para nominator, karena menyadari bahwa menjadi pemimpin adalah takdir, jadi tidak perlu direbut. “Menjadi pemimpin adalah takdir dan sudah menjadi kehendak Allah, jadi kita tidak perlu memaksakan diri, meskipun ikhtiar tetap harus dilakukan,” terangnya.

Menyinggung soal partai, Fud tidak membantah jika sampai saat ini belum ada keputusan untuk memberikan dukungan, termasuk kader yang disodor menjadi kandidat yang dipasangkan dengan bacabup, namun ia berharap, agar partai memberikan dukungan penuh kepada kader yang terpilih nantinya. “Jika memang saya yang ditetapkan dalam survey nanti, maka hasil itu akan disampaikan kepada partai, dengan harapan bisa menjadi pertimbangan untuk diberikan dukungan,” tukasnya.

Fud juga mengaku bahwa dalam menetapkan sikap politik, dirinya siap menerima konsekuensi yang muncul. Menurutnya, langkah politik yang diambil harus dilakukan perhitungan matang terlebih dahulu, jadi tidak serta merta karena ambisi lalu memaksakan kehendak untuk melangkah, meskipun itu adalah perintah partai. “Kita sudah dewasa, jadi bisa melakukan analisa terhadap keputusan yang akan diambil,” pungkasnya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
4 Partai Politik (Parpol) telah menandatangani kesepakatan untuk mengusung Dr Ir W Musyafirin MM sebagai…