Perbaikan Rumah Korban Gempa Bumi di KSB Belum Tuntas

“Jika Tidak Rampung Tahun Ini, Dana Kemungkinan Hangus”

Taliwang, KOBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mencatat, bahwa sampai dengan saat ini pihaknya telah menerima Rp 109,3 Miliar dana rehabilitasi dan rekonstruksi untuk korban gempa bumi di KSB dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Sampai dengan saat ini, jumlah dana yang sudah ditransfer oleh BNPB Pusat ke BPBD KSB melalui dua SK, yakni SK verifikasi tahap I dan tahap II untuk rekontruksi 5.919 unit rumah yang bernilai Rp 109.315.000.000. Transfer dana tersebut dilakukan sebanyak 4 kali,” beber Ir Lalu Muhammad Azhar MSi, Kepala Pelaksana BPBD KSB, kepada media ini.

Dana tersebut, urai Lalu Azhar, untuk SK tahap I sebanyak 2.081 rumah, dengan nilai Rp 35.765.000.000, untuk SK tahap II sebanyak 3.838 unit rumah, dengan nilai Rp 64.900.000.000, atau di SK verifikasi tahap dua ini 5.919 unit rumah terdampak.

Sehingga gabungan SK 1,2 hingga SK 7,8, tambah Lalu Azhar, sisa anggaran yang belum dicairkan oleh BNPB ke BPBD KSB adalah sebesar Rp 123,760.000.000. Untuk itu pihaknya telah mengajukan permohonan pencairannya pada awal bulan ini. Total nominal itu merupakan jumlah keseluruhan dari sisa rehab dan rekon rumah terdampak gempa bumi di KSB, baik yang rusak berat, sedang, maupun ringan.

“Untuk sisa anggaran yang belum cair kami sudah ajukan pencairannya secara keseluruhan, baik dari SK tahap 1 hingga SK tahap 8,” tutur Lalu Muhammad Azhar.

Lalu Azhar juga menambahkan, mengingat batas SK tanggap darurat ini akan berakhir pada tanggal 25 Agustus mendatang, untuk itu pemerintah melalui BPBD KSB berusaha semaksimal mungkin meminta BNPB untuk bisa melunasi sisa  dana tersebut.

“Kita berharap sisa anggaran dapat segera ditransfer sebelum SK tanggap darurat berakhir. Dengan demikian, anggaran bisa kita cairkan ke rekening korban. Terkait penyelesaian rehab dan rekon rumah itu nanti akan menyesuaikan, yang penting anggarannya sudah ada dan sudah diterima oleh korban,” paparnya.

Menurut Lalu Azhar, persentase terakhir progres rehab dan rekon di KSB, rusak berat sudah mencapai 89 persen dari 1.286 unit rumah, rusak sedang 90 persen dari 3.835 unit rumah. Sedangkan rusak ringan terdata 13.309 unit rumah, yang sudah selesai 3.154 unit rumah atau 23,6 persen. Dan sisanya belum ada anggaran sama sekali. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Pemerintah Dituntut Ambil Peduli” Taliwang, KOBAR - Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)…