Penyakit PDAM KSB Sudah Akut

Taliwang, KOBAR – Kondisi cuaca akhir-akhir ini memang kurang bersahabat, hujan yang hampir setiap hari mengguyur Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) malah membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) macet. Banyak pelanggan yang mengeluh dan menyayangkan pelayanan buruk yang diberikan pihak PDAM setempat.

Seperti yang sampaikan Mutia (25), warga kelurahan Bugis, saat dijumpai media ini, ia mengeluhkan bahwa hampir setiap hari aliran air PDAM macet, padahal ini sudah bukan lagi masalah baru yang dihadapinya, seharusnya ini sudah dibenahi dari dulu.

“Saya tidak tahu kenapa. Setahu saya hampir setiap hari PDAM selalu macet dengan alasan pipa bocor dan patah biasanya. Masa sudah tahu kendala seperti itu tidak dibenahi permanen, pakai pipa baja atau apa gitu,” keluhnya.

Menurutnya, air PDAM mulai tak mengalir sejak sabtu malam pekan lalu. Kalau sudah begini, menurut mutia, dirinya pasti kesusahan. Bayangkan kalau tidak ada air sehari seperti apa.

Di tempat yang berbeda, Astrid (30), warga kelurahan kuang pun mengeluhkan macetnya air PDAM, alternatif yang sama setiap tahunnya numpang air ke rumah tetangga yang mempunyai sumur.

“Ini sudah kebiasaan kita, kalau PDAM macet pasti ke rumah tetangga yang punya sumur, tapi malu sih kita kalau numpang setiap hari mas,” ujar Astrid resah.

Menurut Astrid, seharusnya PDAM memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Tidak melulu setiap tahun berdalih ada kerusakan mesin hingga pipa bocor lah, air ini kan sudah menjadi kebutuhan pokok. Apalagi setiap bulannya selalu bayar tagihan, telat sedikit ditegur bahkan didenda. Bukankah standar pelayanan publik itu adalah kepuasan pelanggan?.

Sementara itu, otoritas PDAM KSB mengumumkan bahwa distribusi air bersih kepada para pelanggan khususnya untuk wilayah Kota Taliwang dan sekitarnya mengalami gangguan. Pipa PVC 14 Inc di lokasi sekitar jembatan Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, terjadi kerusakan parah.

“Kami menduga akibat aktifitas alat berat, karena di sekitar lokasi pipa terdapat aktifitas pengambilan material Galian C oleh sebuah perusahaan,” klarifikasi PDAM yang dilansir media.

PDAM meminta maaf atas gangguan tersebut. Saat ini perusahaan milik pemerintah daerah tersebut bahkan tengah memaksimalkan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“1 Desa Hanya 5 Baliho dan 10 Spanduk” Taliwang, KOBAR - Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK)…