Penerima Program Bantuan Sosial Akan Dievaluasi

Manurung: Masih Ada Yang Senang Miskin

Taliwang, KOBAR  Meningkatnya jumlah masyarakat penerima program bantuan kemiskinan dari pemerintah nampaknya perlu dievalusi. Pasalnya, jumlah bantuan yang diharapkan menurun, malah mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ini tentu menjadi pertanyaan, apakah angka kemiskinan yang meningkat atau penerima bantuan yang cenderung tidak tepat sasaran yang mengalami peningkatan?.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Sumbawa Barat melalui Kepala Bidang (Kabid) Sosial, Manurung SPd, menyatakan, saat ini jumlah masyarakat miskin di KSB masih relatif tinggi. Terlebih sejak tahun 2011, angka kemiskinan masih belum berubah secara signifikan walaupun berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan pemerintah. Menurut Manurung, program pengentasan kemiskinan belum menyentuh masyarakat miskin yang sebenarnya.

“Ya, angka kemiskinan kita relatif masih tinggi, ditambah lagi program pengentasan kemiskinan belum maksimal,” katanya.

Ditambahkan Manurung, sasaran program dalam hal ini masyarakat, belum optimal memanfaatkan program pengentasan kemiskinan. Apalagi banyak penerima bantuan kebanyakan tidak tepat sasaran. Sehingga terkesan masyarakat tidak ingin keluar dari kemiskinan. Dengan demikian, jumlah sasaran pengetasan kemiskinan di KSB tidak berubah.

‘’Kami menduga, masyarakat tidak mau keluar dari kemiskinan karena alasan ingin terus mendapat bantuan dari pemerintah,’’ katanya.

Dengan kondisi sedemikian rupa lanjut Manurung, pemerintah akan melakukan peninjauan terhadap data masyarakat penerima bantuan kemiskinan. Ini penting dilakukan untuk memastikan realitas angka kemiskinan di KSB. Sehingga pemerintah secara terukur dan terencana dapat mengulirkan kebijakan strategis dalam menekan angka kemiskinan yang disesuaikan dengan visi misi pembangunan daerah kedepan.

“Tentu, kami akan melakukan validasi data. Hal ini untuk mendukung program pemerintah terkait bantuan fakir miskin, disabilitas, Lansia dan sejumlah program strategis lain, dengan harapan angka kemiskinan menurun setiap tahun,” terangnya.

Manurung melanjutkan, program strategis pemerintah kaitannya dalam menekan angka kemiskinan nantinya tidak jauh berbeda dengan program pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi.

“Semua program pemerintah pasti berkaitan dengan program pemerintah yang lebih tinggi,” imbuhnya.

Ke depan kata Manurung, pemerintah akan lebih selektif dalam menentukan sasaran penerima bantuan sesuai kondisi ril masyarakat. Sehingga tidak akan muncul masyarakat yang mengatakan dirinya orang miskin walaupun tergolong masyarakat mampu secara finansial. Dengan demikian, cita-cita pemerintah dalam menekan dan menuntaskan angka kemiskinan dapat tercapai secara optimal.

“Kedepan tidak boleh lagi ada peningkatan penerima bantuan kemiskinan, jadi kami akan memperbaiki datanya segera,” demikian Manurung. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi Sekolah Menegah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) tinggal menghitung…