);

Pemerintah KSB Buka 105 Lowongan CPNS

“Pendaftaran Dimulai 11 Nopember 2019”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Tahun ini, ada 105 formasi yang disediakan. Pendaftaran CPNS akan dibuka pada tanggal 11 Nopember hingga 24 Nopember mendatang, secara online melalui https://sscasn.bkn.go.id/.

“Bagi yang tertarik menjadi abdi negara di KSB, diharapkan segera menyiapkan semua syarat administrasi. Dan yang paling penting jangan percaya apabila ada oknum yang menawarkan bantuan dan meminta imbalan. Semua proses rekrutmen di KSB fair dan tidak berbayar,” tutur Drs Tajuddin MSi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) KSB, kepada media ini, Selasa, (5/11).

Tajuddin mengingatkan para pelamar untuk menyiapkan semua dokumen persyaratan dengan baik. Dokumen persyaratan tersebut, yakni, scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto dan swafoto, ijazah, serta transkrip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju. Sedangkan untuk formasi yang dibutuhkan akan diumumkan segera di kanal resmi BKD KSB.

Baca Juga :  Pekerjaan Renovasi Tugu Syukur Kembali Terhenti

Setelah pendaftaran, kata Tajuddin, akan dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi bulan Desember, pengumuman peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bulan Januari, pelaksanaan SKD bulan Februari, dan hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang akan dilaksanakan pada Bulan Maret Tahun 2020.

Jumlah formasi CPNS yang dimiliki KSB tahun ini, memang terbilang sangat sedikit. Terkait itu, Tajuddin menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Pemerintah Pusat sebanyak 578 formasi, tapi yang disetujui hanya 105 formasi untuk CPNS saja.

“Setelah diberitahukan akan ada perekrutan CPNS di tahun 2019. Kami langsung mengajukan permohonan kebutuhan 578 ASN. 174 CPNS dan 404 PPPK. Tapi yang disetujui Pemerintah Pusat hanya 105 CPNS saja. Kita mau bilang apa!,” beber Tajuddin.

105 formasi itu, sambung Tajuddin, dibagi untuk tiga kategori. 26 untuk tenaga pendidikan, 35 untuk tenaga kesehatan, dan 44 untuk tenaga teknis. Sementara untuk rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2019, ditunda pengadaannya oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Bupati KSB: TKD Tetap Ada, Tapi Tidak Naik

“Jika mengacu kepada ketentuan PPPK sebagai ASN, yang termaktub dalam UU Nomor 5 Tahun 2014, dan turunannya PP Nomor 11 Tahun 2017, dan PP Nomor 49 Tahun 2018. Maka kebutuhan pegawai KSB seharusnya diisi oleh PPPK 70 persen dan CPNS 30 persen. Namun untuk tahun ini kita pun tidak dapat jatah PPPK,” tutup Tajuddin. (kras)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Absensi Undova Terhubung Dengan Absensi Pemda” Taliwang, KOBAR - Upaya Universitas Cordova (Undova) dalam meningkatkan…