Pasar “Tana Mira” Taliwang Sepi Pengunjung

“Pasar Bayangan Masih Jadi Kambing Hitam”

Taliwang, KOBAR – Sejumlah pedagang pasar tana mira mengeluh dengan kondisi pasar yang seolah tidak diperhatikan oleh Pemerintah Daerah setempat. Pasar yang seharusnya dipadati oleh pengunjung untuk membeli kebutuhan bahan pokok sehari-hari, kini semakin sepi pengunjung.

Pedagang mulai resah terkait dengan keadaan pasar yang sepi setiap harinya. Ada yang berasumsi Pemerintah Daerah tidak serius dalam pengelolaan pasar. Ada yang mengatakan jarak tempuh pasar tana mira terlalu jauh, ada pula yang mengatakan karena keberadaan Pasar bayangan yang belum bisa ditertibkan hingga saat ini.

Kendati demikian, persoalan pasar bukan hanya tentang jarak tempuh, melainkan harga barang juga menjadi persoalan. Belum lagi keberadaan pasar bayangan yang berada di pusat kota Taliwang juga bisa mempengaruhi pembeli, ditambah lagi dengan harga yang tidak kalah hemat dengan pasar tana mira.

Padahal tahun kemarin Pemerintah Daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah menertibkan pasar bayangan yang berada di pusat kota Taliwang. Tapi faktanya, seminggu setelah penertiban tersebut pasar bayangan masih saja beroperasi.

“Saya sangat kecewa dengan keberadaan pasar bayangan tersebut pak. Pengunjung pasar Tana Mira sangat sepi, apalagi mendekati jam sepuluh pagi pak, pembeli sudah tidak ada,” ungkap Fatma (42), salah satu pedagang Pasar Tana Mira, saat ditemui awak media ini, kemarin.

Tak hanya itu, Fatma juga menambahkan, pihak pemerintah melalui dinas terkait harus lebih tegas dalam menertibkan pasar bayangan yang ada. Jangan hanya sekedar menjalankan programnya saja, kalau memang aturannya melarang adanya pasar bayangan, maka harus diselesaikan sampai tuntas dan tidak ada lagi aktivitas itu.

“Kalau bisa pedagang yang beroperasi di pasar bayangan dipindahkan saja ke pasar tana mira, agar para pengunjung yang mencari kebutuhan sehari-harinya ada di satu lokasi saja,” tandas Fatma.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol PP KSB, ketika ditemui awak media ini, untuk menanyakan soal pasar bayangan, enggan untuk memberikan keterangan. Padahal diketahui, bahwa masalah pasar bayangan ini sudah menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat, melalui Satpol PP. Yang mana, dalam 2 tahun terakhir ini saja, pemerintah telah mengucurkan dana ratusan juta rupiah yang bersumber dari APBD KSB guna untuk membasmi pasar bayangan. (kras)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Sudah tujuh tahun lamanya obat kadaluarsa tidak dimusnahkan oleh Dinas Kesehatan (DINKES)…