Para Pengecer BBM dan Pertamini Wajib Miliki Izin

Taliwang, KOBAR – Untuk mengawasi peredaran dan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi berbagai jenis, pemerintah melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbawa Barat akan mengeluarkan satu kebijakan baru dengan mewajibkan para pengusaha, khususnya penjual BBM eceran untuk mengurus izin berjualan.

Dinas ESDM Sumbawa Barat melalui Kepala Bidang Energi, Sutarno, mengatakan pengusaha dan penjual minyak nantinya harus melengkapi sejumlah izin untuk memudahkan pemerintah dalam melakukan fungsi kontrol terhadap peredaran minyak secara umum. Ada beberapa ijin yang nantinya wajib dilengkapi penjual minyak khususnya Pertamini dan pengecer yang menggunakan botol di pinggir jalan.

“Pertamini atau penjual minyak yang menggunakan botol di pinggir jalan, harus mengantongi ijin. Ini merupakan langkah sederhana pemerintah dalam memantau sejauh mana BBM dengan berbagai jenisnya beredar di dalam KSB. Tujuannya juga agar pemerintah bisa melaporkan ke Pemerintah Pusat yaitu Kementerian terkait tentang kuota kebutuhan BBM yang sebenar-benarnya untuk KSB,” terangnya.

Jika pengusaha atau penjual minyak belum memiliki ijin maka diwajibkan untuk segera mengurus. Diantara ijin yang harus dilengkapi ialah, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan HO. Izin tersebut harus dilengkapi, jika tidak, maka pemerintah bisa saja  memberikan sanksi.

“Izin-Izin tersebut harus dikantongi oleh pengecer jika tidak ingin diblack List,” tukasnya.

Dalam waktu dekat ini tambah Sutarno, pemerintah daerah melalui pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke tiap kecamatan dalam kaitan meminta penjual/pengecer BBM berbagai jenis untuk memenuhi standar operasional penjualannya dengan memasang tabung pemadam api.

“Sosialisasi itu sebagai tindakan antisipasi, karena BBM merupakan bahan yang peka terhadap hawa panas,” pungkasnya. (kjon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Mustakim: Kejari Harus Usut Tuntas Proyek PLTS Mangkrak Brang Rea, KOBAR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga…