Newmont Gencar Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Sekongkang

Sekongkang, KOBAR – Kekurangan air bersih yang dialami warga Sekongkang akibat musim kemarau tahun ini mulai teratasi. PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) melalui program Social Resposibility (SR)-nya melakukan kegiatan droping air bersih ke warga yang dalam sebulan terakhir telah merasakan sulitnya mendapatkan air bersih untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Gensup SR PTNNT, Basuki AR, mengatakan, kegiatan droping air bersih ke warga Sekongkang ini sudah dilakukan hampir satu bulan. Pola droping dilakukan dengan cara menempatkan tandon-tandon air di area pemukiman warga yang kesulitan air bersih dan suplay pun dilaksanakan setiap hari menggunakan truk tangki. “Kita sediakan 10 tandon dengan kapasitas bervariasi. Tandon-tandon ini kita tempatkan di pemukiman yang suplay dari PDAM-nya berkurang,” bebernya.

Sebanyak 10 tandon yang disediakan oleh PTNNT itu, ditempatkan di tiga desa secara terpisah. Sebanyak 4 tandon disebar di desa Sekongkang Bawah dan masing-masing 3 tandon di desa Sekongkang Atas serta desa Kemuning. Dengan menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, distribusi air bersih ke tiga desa dilakukan setiap hari. Masing-masing desa mendatapkan suplai sebanyak 3 truk tangki. “Kita bisa suplay sampai 15 ribu liter per desa setiap harinya,” urai Basuki.

Tidak hanya melakukan droping langsung, PTNNT juga mengaktifkan kembali sumur-sumur sumber air bersih yang sebelumnya diprogramkan oleh perusahaan bagi masyarakat. “Pompanya kan pakai tenaga listrik. Nah kita belikan pulsa listrik supaya bisa digunakan warga,” tukas Basuki.

Basuki juga tidak membantah jika pihaknya masih membutuhkan mobil tangki yang bisa meningkatkan droping air kepada masyarakat. “Saya masih cari bantuan untuk mobil tangki, untuk mengantisipasi bahwa kesulitan air meluas nantinya,” jelasnya.

Kepala PDAM Cabang Sekongkang, Mamang, mengatakan, saat ini debit air sumber mata air PDAM menyusut akibat kemarau, hingga hanya 2,5 liter perdetik. Akibatnya warga pelanggan yang bermukim di wilayah-wilayah ketinggian tidak bisa terlayani. Dengan bantuan PTNNT itulah, kemudian warga yang tidak bisa terlayani itu dibantu agar tetap dapat memperoleh air bersih. “PDAM kita kan pakai sistem gravitasi. Nah kalau debitnya kecil maka untuk warga yang berada di ketinggian sulit mendapat suplay air,” tukasnya.

Ia pun mengaku, dengan program PTNNT melalui SR-nya itu tidak hanya membantu masyarakat tetapi sekaligus juga membantu pelayanan PDAM Sekongkang. “Cikal bakal PDAM Sekongkang ini sebenarnya dari program Newmont awalnya. Tapi kemudian diambil alih pengelolaannya oleh PDAM,” pungkasnya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
2 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) utusan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai…