Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Perairan Sumbawa Barat

Maluk, KOBAR – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT), perusahaan nasional operator tambang tembaga dan emas di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), meyakini bahwa bukan hanya daratan dan isi perutnya yang merupakan kekayaan negara ini yang mesti dikelola untuk kemakmuran rakyat, tapi laut dan isinya mesti dikelola dan dilestarikan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Sebagai wujud tanda kecintaan atas tanah air mereka, puluhan karyawan PTAMNT melakukan upacara pengibaran bendera merah putih di bawah laut perairan Teluk Benete, KSB.

Kegiatan ini merupakan  rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di wilayah proyek Tambang Batu Hijau. Pada kesempatan yang sama, para penyelam yang tergabung dalam Sumbawa Diving Club dan terdiri dari karyawan PTAMNT dan mitra bisnis ini juga melakukan pemantauan terumbu karang buatan yang telah ditempatkan PTAMNT di Teluk Benete.

Sebanyak 27 penyelam PTAMNT dan mitra bisnis dengan hidmat mengikuti pengibaran bendera merah putih Hari Kemerdekaan RI ke-74 di bawah laut perairan teluk Benete.

“Melalui kegiatan pengibaran bendera di bawah laut ini kami ingin menunjukkan betapa Indonesia memiliki keindahan dan kekayaan laut yang harus selalu kita jaga dan lestarikan, termasuk beragam biota laut yang ada di dalamnya,” kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications PTAMNT.

Anita menambahkan, bahwa Teluk Benete yang menjadi lokasi penyelaman adalah wilayah dimana PTAMNT menempatkan terumbu karang buatan sebagai upaya untuk melakukan program konservasi laut.

“Di sekitar Perairan Benete terdapat pelabuhan pengapalan khusus dan pelabuhan umum yang melayani para karyawan maupun penumpang umum. Penempatan terumbu karang buatan di perairan diharapkan akan membantu kelestarian terumbu karang yang ada di wilayah perairan,” beber Anita.

Menurut Anita, hingga saat ini PTAMNT telah menempatkan lebih dari 2.000 terumbu karang buatan yang tersebar di beberapa lokasi perairan di Sumbawa Barat. Sebanyak 1.488 terumbu karang buatan telah ditempatkan di perairan Benete, sedangkan selebihnya disebar di Teluk Maluk, Teluk Lawar, dan Gili Kenawa. Hasil pemantauan perusahaan, menunjukkan bahwa terumbu karang buatan telah dijadikan pemijahan, penempelan organisme laut, serta tempat berlindung dan mencari makan dari spesies-spesies ikan.

Selain upacara pengibaran bendera di bawah laut, PTAMNT juga menyelenggarakan upacara bendera di Lapangan bola Townsite, Batu Hijau. Upacara dipimpin oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) RI, Ir Bambang Gatot Ariyono MM, yang mengenakan sapu kepala dan kain adat Sumbawa, diikuti oleh peserta upacara yang terdiri dari karyawan PTAMNT dan mitra kerja yang mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) RI, Ir Bambang Gatot Ariyono MM, saat menjadi Inspektur Upacara Bendera memperingati Hari Kemerdekaan RI ke – 74 di PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Berbagai lomba juga telah digelar untuk menambah kemeriaahan peringatan HUT RI ke-74, seperti donor darah, fun run, dan berbagai macam pertandingan olah raga yang diikuti oleh para karyawan dan mitra bisnis PTAMNT.

Untuk diketahui, PTAMNT adalah salah satu anak perusahaan yang tergabung dalam Amman Mineral Group, dengan aktivitas utama adalah mengoperasikan tambang Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Tambang Batu Hijau merupakan salah satu tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia yang dikelola dengan tetap mengedepankan sisi keselamatan, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

PTAMNT telah mendapatkan 7 kali peringkat PROPER HIJAU (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan), dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). PROPER Hijau merupakan penghargaan terhadap suatu perusahaan yang kinerjanya dinilai melebihi standar yang ditetapkan oleh KLHK atas berbagai aspek pengelolaan perlindungan lingkungan dan program pengembangan masyarakat di sekitar tambang.

Pada 30 November 2017, PTAMNT meraih predikat terbaik kategori “Praktik Terbaik dalam Distribusi Mineral” (The Best Practices in Mineral Distribution) dalam ajang penghargaan tambang bergengsi tingkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN dalam rangkaian “ASEAN Senior Officials Meeting on Mineral” di Nay Pyi Taw, Myanmar. Dan pada Maret 2019, PTAMNT meraih penghargaan Emas untuk kategori Tanggung Jawab Sosial subkategori “Community Development and Sustainability” dalam ajang “Public Relations Indonesia Awards” 2019. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK