KSB Kekurangan PNS

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim masih kekurangan sekitar 1.500 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kekurangan itu tidak bisa dipenuhi karena hingga kini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pengangkatan PNS.

“Kekurangan itu berdasarkan analisis beban kerja (ABK) serta analisis jabatan (Anjab) yang telah kita lakukan. Kekurangannya mencapai sekitar 1.500 PNS,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, Abdul Azis SH MH.

Menurutnya, jumlah PNS di Kabupaten Sumbawa Barat saat ini tercatat sebanyak 3.000 orang. Untuk mengisi kekurangan itu dilibatkan peran para Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun honorer yang ada.

“Kita libatkan para Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun honorer itu semata-mata demi keberlangsungan dan jalannya suatu organisasi Pemerintahan. Jangan sampai dengan adanya kekurangan itu, menjadikan roda pemerintahan berjalan lambat,” timpalnya.

Sebenarnya, untuk mengisi kekurangan itu, Pemerintah setempat melalui Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan (BK-Diklat) sudah mengusulkannya kepada KemenPAN-RB, namun kouta CPNS yang diterima selalu terbatas, jauh dari yang sudah diusulkan.

Pihaknya juga tidak bisa melakukan penekanan terhadap kebijakan itu tetapi hanya berwenang melakukan pengajuan yang sebesarnya-besarnya, namun ketentuan dan kebijakan tetap berada di pemerintah pusat.

Untuk itu Sekda berharap, pada tahun 2017 mendatang pemerintah pusat dapat menambah kuota PNS untuk Kabupaten Sumbawa Barat. Pasalnya, dengan jumlah pegawai yang besar maka dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Apalagi di tahun 2017 mendatang OPD baru sudah mulai menjalankan aktifitasnya.

“Namun begitu, kebijakan perekrutan PNS ini berada di pusat bukan di pemerintah daerah. Kita tinggal menunggu saja berapa banyak formasi yang akan diberikan,” pungkasnya. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Kasus pernikahan dini di Kabupaten Sumbawa Barat masih marak terjadi. Perempuan dalam kelompok usia…