Kontraktor Proyek Rumah Adat Ajukan Penambahan Waktu Kerja

Taliwang, KOBAR – Perusahaan pelaksana pembangunan rumah adat mengajukan permohonan penambahan waktu pekerjaan. Surat resmi permohonan itu telah disampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dimana dalam surat itu sendiri tertera berbagai alasan tekhnis maupun non tekhnis yang bisa menjadi pijakan untuk disetujui permohonan perpanjangan waktu tersebut.

Teguh Miramis, selaku direktur CV Agung Sembada sebagai pelaksana proyek yang dikonfirmasi melalui selulernya kemarin mengaku, permohonan perpanjangan waktu diminta perusahaan sampai pada maret 2015 mendatang, karena memang bentuk pekerjaan berbeda dengan pekerjaan lainnya, terlebih perusahaan ingin memberikan hasil terbaik. “Kami ajukan permohonan perpanjangan sampai maret mendatang,” ucapnya.

Masih keterangan Teguh, meskipun belum menerima surat resmi persetujuan perpanjangan waktu, pekerjaan rangkaian rumah adat tetap dilaksanakan sampai saat ini, apalagi pihaknya sudah mendapat informasi bahwa sudah ada surat edaran dari Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bahwa pekerjaan yang dianggap kesulitan mendapatkan bahan baku atau bahan baku tidak berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), maka dapat diberikan penambahan waktu pekerjaan. “Harapan kami bisa diperpanjang sesuai permintaan yaitu bulan Maret,” lanjutnya.

Teguh mengaku optimis bisa menyelesaikan pekerjaan jika diberikan tenggat waktu sesuai permohonan, karena material kayu yang dibeli dari Kalimantan saat ini sudah ada di lokasi workshop pekerjaan. Meskipun material kayu sudah ada, pekerjaan membutuhkan tenaga tekhnis khusus, karena berbeda cara pekerjaan rumah adat dengan pekerjaan pembangunan gedung atau fasilitas lain yang juga terbuat dari kayu.

PPK Proyek rumah adat, Yahya Soud, SPd, MM, yang dikonfirmasi mengakui telah menerima permohonan perpanjangan waktu pekerjaan dari rekanan. Permohonan itu sedang diproses, termasuk proses usulan untuk bisa dimasukan dalam Daftar Pengguna Anggaran Lanjutan (DPAL), jika permohonan perpanjangan nanti disetujui. “Saat ini sedang berproses, namun bisa dipastikan bahwa permohonan perpanjangan itu akan disetujui,” tegasnya.

Diingatkan Yahya, sebelum mengeluarkan keputusan tentang persetujuan perpanjangan pekerjaan, pihaknya tengah melakukan konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP), termasuk meminta penjelasan tentang penerapan sanksi keterlambatan.

Hal penting juga disampaikan Yahya, bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), karena anggaran untuk pekerjaan itu diusulkan untuk dimasukkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan (DPAL).

Jika pada akhirnya nanti diberikan keputusan untuk perpanjangan waktu pekerjaan, maka pihaknya akan meminta rekanan untuk membuat surat pernyataan sanggup menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Sumbawa Barat menegaskan pihaknya tidak…