Kontrak Kerja PT MacMahon Bikin Karyawan Ketar-ketir

Taliwang, KOBAR – Kontrak kerja (KK) Karyawan PT MacMahon hasil rekrutmen tahun 2018 sebentar lagi akan berakhir, dikarenakan masa berlaku kontrak mereka hanya setahun saja. Jelang masa KK berakhir, sejumlah karyawan gelisah tentang kelanjutan nasib mereka di perusahaan mitra kerja PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) tersebut. Maklum kejelasan tentang apakah kontrak kerja mereka akan diperpanjang atau akan dihentikan masih samar-samar.

Saiful Arifin (25), salah seorang karyawan PT MacMahon, pada awak media ini mengungkapkan, bahwa masa kotrak kerja dirinya dan beberapa rekannya yang direkrut tahun 2018 hanya setahun saja, dan belum jelas apa akan dipekerjakan kembali atau diberhentikan.

“Kita sebagai karyawan was-was mas, soalnya kita tidak ada jaminan bahwa pasti akan diperpanjang,” kesahnya.

Ia melanjutkan, menurut infomasi yang ia terima, masa perpanjangan kontrak dimulai bulan maret tahun depan. Dan ia belum mengetahui kriteria karyawan yang akan diperpanjang kontraknya seperti apa, apakah ada penilaian khusus pihak perusahaan atau ada lagi keterlibatan Disnakertrans, atau berlaku pula unsur like (suka)  dan dislike (tidak suka).

“Semoga semuanya bisa kembali dipekerjakan. Harapan kami agar proses perpanjangan kontrak atau rekrutmen baru mesti dilakukan secara transparan. Agar syak wasangka diantara para pekerja dan perusahaan tidak terjadi,” harap Saiful.

Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja (Hidung), Tohirudin SH, saat dimintai tanggapannya oleh awak media ini, menjelaskan, bahwa jika seseorang karyawan telah selesai masa kontraknya di suatu perusahaan, maka tergantung dari perusahaan itu sendiri, apakah masih akan mempekerjakan kembali karyawan tersebut atau cukup sekian saja.

“Undang-undang nomor 13 tahun 2003, tentang ketenagakerjaan telah mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak melalui Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Pada pasal 59 ayat 3, menjelaskan bahwa PKWT tersebut dapat diperpanjang. Masa kerja PKWT paling lama adalah 2 tahun. Kemudian dapat diperpanjang maksimal 1 kali dengan jangka waktu paling lama 1 tahun,” papar Tohir.

Adapun terkait fungsi pemerintah dalam hal kontrak kerja karyawan PT Macmahon, Tohir menjelaskan, bahwa pihaknya hanya berlaku sebagai pengawas ketenagakerjaan saja. Urusan rekrutmen karyawan di perusahaan tersebut, merupakan wewenang manajemen perusahaan itu sendiri, pihaknya tidak bisa ikut campur.

“Tidak ada wewenang kami terkait perpanjangan kontrak karyawan di perusahaan itu. Bisa saja diperpanjang dan bisa juga tidak, tergantung kebutuhan dan kondisi perusahaan. Kita hanya menjalankan sistem perekrutan tenaga kerja saja, supaya informasi lowongan pekerjaan bisa diketahui masyarakat, dan guna untuk mengurangi perekrutan ilegal,” tandas Tohirudin SH. (kdon/kras)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Pilkada Serentak akan diselenggarakan kembali pada tahun 2020 mendatang. Ada 270 daerah yang…