Komisi II Pertanyakan Konsep Pengembangan Desa Mantar

Taliwang, KOBAR – Pada prinsipnya, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sangat mendukung ide Bupati KSB untuk mengembangkan Desa Mantar sebagai desa budaya, tinggal sejauhmana model konsep yang akan ditawarkan, jika memang berkeinginan mendapat dukungan anggaran.

Anggota komisi II DPRD KSB, Abidin Nasar SP kepada media ini rabu 8/10 kemarin mengatakan, sebagai bentuk keseriusan dalam menyambut program tersebut, komisi II telah mengundang Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) untuk mendapat detail konsep, namun sayang belum bisa disampaikan konsep penataan yang hendak dilaksanakan.

“Komisi II telah menggelar rapat kerja dengan Disparekraf. Harapan besar pertemuan itu bisa mendapatkan detail konsep pengembangan desa budaya Mantar, namun pada kesempatan itu justru terlihat dinas tekhnis belum terlalu siap untuk menyampaikannya, sehingga belum ada sikap yang akan ditetapkan komisi II saat itu,” ucap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Masih keterangan Abidin Nasar, ide cemerlang yang pernah disampaikan oleh orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri (Bupati, red), harus direspon cepat oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tekhnis, sehingga permintaan dukungan anggaran kepada DPRD KSB bisa segera dipertimbangkan. “Saya sendiri tidak yakin akan mendapat dukungan anggaran, jika tidak bisa disampaikan konsep pengembangan Desa Mantar sebagai desa budaya,” lanjut Abidin.

Diingatkan Abidin, Komisi II bisa dipastikan akan menolak pelaksanaan program tersebut, jika tidak dibarengi dengan konsep detail dan jangan harap ada dukungan anggaran nantinya. “Sebelum ada pengajuan permohonan anggaran yang bakal tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015, konsep detail harus diserahkan lebih awal, agar bisa dipelajari,” terang Abidin.

Seperti yang pernah disampaikan Bupati KSB, Desa Mantar telah ditetapkan sebagai desa budaya dan pada tahun 2015 akan dikembangkan secara maksimal, termasuk penataan akses pendukung untuk pengembangannya, bahkan dipastikan pada tahun mendatang harus ada pekerjaan peningkatan jalan, sehingga akses menuju lokasi itu tidak sulit.

Pihak Disparekraf sendiri juga menyampaikan akan membangun bale pemanto di puncak Mantar untuk mendukung kegiatan paralayang nantinya. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) telah melakukan evaluasi dan…