Kejar Tersangka Baru, Jaksa Kembali Periksa Pejabat KSB

Taliwang, KOBAR  – Kejaksaan Negeri Sumbawa Besar kembali melayangkan surat panggilan terhadap beberapa orang pejabat di bumi pariri lema bariri yang berkaitan dengan kasus tindak pidana korupsi retribusi menara telekomunikasi yang terjadi pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Pemanggilan pejabat seperti yang tertuang dalam surat panggilan bernomor B.21/P213/F41/2015, bertujuan untuk meminta  keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut, dimana kasus itu sendiri telah menetapkan satu orang tersangka, Bgs, yang saat ini telah ditahan oleh pihak Kejaksaan. Pejabat dimaksud diminta menghadap pada Jum’at 13/2 (hari ini, red) pada pukul 11.00.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, ada beberapa pejabat yang dipanggil pada kesempatan itu, lantaran dianggap mengetahui penyalahgunaan uang retribusi menara telekomunikasi tersebut. Pemanggilan terhadap para pejabat itu bukan kali pertama dilakukan pihak Kejaksaan, termasuk telah memanggil pihak Bank yang menjadi tempat rekening penerimaan uang retribusi menara telekomunikasi.

Jika mengacu pada surat pemanggilan sebagai saksi yang dilihat media ini, pejabat yang dipanggil adalah, Njm, dimana yang bersangkutan merupakan Kabid Kominfo Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada saat terjadi penyalahgunaan wewenang dan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam retribusi menara telekomunikasi.

Sebagai informasi, kasus penyalahgunaan retribusi itu terjadi tahun 2012-2013, dimana Bgs, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka membuat rekening pribadi yang dipergunakan sebagai rekening penerimaan, bahkan informasinya, ada dua rekening yang dibuat saat itu, padahal pembuatan rekening pribadi untuk penerimaan pendapatan daerah tidak dikenal atau dilarang, apalagi sampai dipergunakan tanpa prosedur.

Intensitas pemanggilan terhadap beberapa orang pejabat KSB bukan hanya untuk melengkapi berkas tersangka awal, tetapi juga untuk mengejar tersangka lain dalam kasus tersebut. Sesuai Keterangan Pers Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Besar, Sugeng Hariadi SH MH, beberapa waktu lalu, ia menyampaikan bahwa akan ada kemungkinan tersangka lain dalam kasus tersebut. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Batu Mone yang ditambang masyarakat di Kecamatan Sekongkang serta Batu Tiu Karen yang banyak terdapat…