);

Kadaluarsa, Ratusan Kantong Darah di RSUD akan Dimusnahkan

Taliwang, KOBAR – Ratusan kantong darah hasil donor massal maupun yang donor secara berkala di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sudah tidak bisa dipergunakan, karena sudah masuk masa kadaluarsa penyimpanannya, sehingga darah yang sedianya  akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan darah di RSUD, terpaksa dimusnahkan.

Darah yang akan dimusnahkan itu, kini masih tersimpan di ruang khusus milik RSUD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), karena masih menunggu waktu untuk dilakukan pemusnahan.

Banyak darah yang akan dimusnahkan diakui kasi penunjang medik pada RSUD KSB, NS Indra Alamsyah S.Kep, MSi. Menurutnya, pihak RSUD dalam beberapa kurun waktu sebelumnya telah mendapat sumbangan darah melalui donor massal. Namun pada saat memiliki stok banyak, justru tidak ada permintaan darah atau tidak ada pasien yang membutuhkan darah, sehingga sampai saat ini jumlah yang tidak terpakai mencapai 100 kantong lebih.

Baca Juga :  Menteri Susi Jatuh Hati Dengan PDPGR

Kenapa harus dimusnahkan, Indra menjelaskan, bahwa stok darah yang ada dalam kantong hanya bisa bertahan atau bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan darah dalam waktu sebulan. Jika sudah lebih dari sebulan, maka darah yang telah ada dalam kantong darah itu tidak boleh lagi dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan darah. “Ada darah yang kami terima sejak Januari 2014 lalu, jadi tidak bisa dipergunakan kembali,” bebernya.

Agar tidak terjadi hal serupa pada tahun mendatang, RSUD saat ini mencoba merubah formulasinya, dimana bukan waktu pendonoran yang akan dilakukan, namun lebih pada pendataan pendonor potensial, dimana akan dilakukan pendonoran saat ada kebutuhan, sehingga stok darah tidak terlalu banyak nantinya, karena akan menjadi mubasir dan bakal dimusnahkan, kalau masa berlaku darah sudah lebih dari waktu yang ditetapkan.

“Saat ini saja kami sudah melakukan pendataan identitas pendonor potensial dan disampaikan juga kepada masyarakat yang memiliki keinginan untuk menyumbangkan darah agar bisa mendatangi RSUD untuk didata, jadi saat dibutuhkan nanti akan dikontak dan dilakukan pendonoran,” lanjutnya.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Jiwa Telah Tersedia di RSUD KSB

Meskipun cukup banyak darah yang akan dimusnahkan, di Blood Bank Refrigerators atau tempat penyimpanan darah milik RSUD masih tersedia stok, karena stok harus tetap tersedia, agar saat ada penanganan medis yang membutuhkan darah bisa langsung diambil tindakan. “Kendala penanganan medis selama ini adalah kekurangan darah, sehingga para tenaga medis sulit untuk mengambil tindakan jika tidak ada stok darah yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, darah yang sudah masuk masa kadaluarsa penyimpanannya itu akan dimusnahkan menggunakan incinerator yang telah terpasang di RSUD KSB yang berada di Lang Sesat. “Kami sudah memiliki mesin pengolahan atau pemusnahan limbah medis, hanya saja belum bisa dipergunakan. Jika mesin itu sudah bisa dipergunakan, maka stok darah yang ada ini akan langsung dimusnahkan,” urainya. (kimt)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Kertasari telah mempekerjakan tenaga kerja…