);

Jadwal Penerimaan Berkas CPNS Berakhir

Taliwang, KOBAR – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) berencana menghentikan penerimaan berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), karena selisih empat hari setelah ditutup jadwal penyampaian berkas dianggap sudah cukup.

Kepala BK Diklat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi yang dikonfirmasi selasa siang 7/10 kemarin mengaku jumlah berkas yang sudah diterima dan langsung dilakukan verifikasi sudah mencapai 4.621 berkas atau masih tersisa 320 berkas yang ditunggu. “Kita mungkin akan mengakhiri penerimaan berkas,” ucap Malik.

Salah satu alasan sehingga harus menghentikan penerimaan berkas adalah jadwal penetapan dan pengumuman hasil verifikasi, termasuk BK Diklat pernah menerima berkas kiriman dari kantor Pos yang berstempel tanggal 4. “Perkiraan kami hari ini (kemarin, red) berkas yang dikirim dari tempat beberapa kantor pos luar KSB sudah diterima,” lanjut Malik.

Baca Juga :  Pol PP Diperintah Berantas Pasar Liar

Ditanya soal ada berkas yang terkirim diatas tanggal jadwal (3 oktober), Malik mengaku telah mengembalikan kepada pihak Pos untuk dikembalikan kepada pengirim, karena tidak dibenarkan ada berkas terkirim di luar jadwal, bahkan diakui ada yang membawah langsung ke BK Diklat. “Memang ada yang terkirim di luar jadwal, termasuk ada yang mengantar langsung ke saya dan di kantor, hal itu tidak dibenarkan, sehingga dikembalikan kepada yang bersangkutan,” lanjut Malik.

Pada kesempatan itu Malik juga mengaku bahwa pada tanggal 9/10 akan digelar rapat pleno panitia CPNS. Pertemuan itu akan membahas soal berkas yang ditetapkan Memenuhi Syarat (MS), Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan Berkas Tidak Lengkap (BTL). Hasil itu akan diumumkan secara terbuka dan online, termasuk alasan penetapan MS, TMS dan BTL.

Ditegaskan Malik, calon peserta yang dinyatakan TMS tidak berpeluang untuk mengikuti seleksi CPNS yang menggunakan Computer Asisted Test (CAT), sementara yang dinyatakan BTL akan diberikan kesempatan selama 3 hari untuk melengkapi berkas. “Ada berkas yang kami anggap belum lengkap, jadi masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan untuk kelengkapannya,” beber Malik.

Baca Juga :  Awas, Proxy War Mengintai KSB

Malik juga tidak membantah jika tidak sedikit yang akan dinyatakan TMS setelah dilakukan verifikasi awal. Kesalahan yang dilakukan cukup monoton, dimana formasi yang diikuti tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki, termasuk ada yang melamar formasi khusus, padahal tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) KSB, bahkan diakui ada yang ikut formasi guru olahraga, namun tidak dibuktikan dengan sertifikat prestasi yang telah diikuti. “Soal berapa jumlah yang MS, TMS dan BTL ditunggu saja setelah verifikasi rampung dan pelaksanaan rapat pleno panitia yang akan dipimpin sekda KSB,” tandas Malik. (kimt)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Kasus penyakit malaria di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk tahun 2014 meningkat, sementara…