Disperindagkop dan UMKM Tetapkan 19 Koperasi Unggulan

Taliwang, KOBAR – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) telah melakukan evaluasi dan penilaian terhadap 471 unit koperasi yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Hasil evaluasi yang dilakukan menetapkan ada 19 koperasi yang masuk kategori unggulan dari 426 koperasi yang masih aktif, sementara 46 koperasi lainnya sudah tidak aktif dan akan segera dicabut Surat Keputusan (SK) penetapannya.

Kepala Disperindagkop dan UMKM, Ir Lalu Muhammad Azhar MM yang dikonfirmasi dalam ruang kerjanya mengatakan, salah satu dasar melakukan evaluasi secara detail untuk mengetahui keberlanjutan Koperasi Berbasis Rukun Tetangga (KBRT) yang dibentuk beberapa waktu lalu. “Seluruh koperasi telah dievaluasi dan sudah ada keputusan, baik itu koperasi aktif maupun tidak aktif,” timpal Lalu Azhar.

Diakui Lalu Azhar hasil evaluasi itu menemukan ada 19 koperasi yang bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya. Koperasi yang menjadi contoh di kecamatan Sekongkang adalah, Kopwan Sekongkang, KSU Samba, KBRT Tresna Pariri dan KSU Kemuning Jaya, sementara di kecamatan Maluk ada Kopwan Khairunisa dan KSU Lang Lebo, lalu di kecamatan Jereweh ada Kopwan Lesmatano dan Kopwan Kartini.

Untuk kecamatan Taliwang ada KBRT Nurullah, KSU Dita Mandiri, KSU Remaja Bulaeng, KSP Karya Sejahtera, KSU Panser, KBRT Depo Pasir Putih dan Koperasi Ojek Taliwang, sedangkan di kecamatan Brang Ene ada KSP Puap Muratama, terus di kecamatan Brang Rea ada KSU Bolang Tongge Mandiri, lalu KBRT Batu Putih di Kecamatan Seteluk serta KBRT Al-Ikhlas di kecamatan Poto Tano.

“Koperasi yang dinyatakan unggulan itu akan menjadi perhatian dan perioritas bagi pemerintah KSB untuk melakukan intervensi, jika nanti ada anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, agar koperasi itu lebih berkembang dan bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya,” lanjut Lalu Azhar.

Menyinggung soal 46 koperasi yang sudah tidak aktif, Lalu Azhar mengaku akan segera mengajukan telaan staf kepada Bupati KSB, agar bisa mengeluarkan keputusan pencabutan ijin terhadap koperasi tersebut, sehingga tidak menjadi beban atau hanya sebatas catatan saja nantinya. “Kami akan mengusulkan untuk dicabut ijin koperasi yang telah dinyatakan tidak aktif itu,” tandas Lalu Azhar. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Berita tentang adanya permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Irwansyah SPd, anggota DPRD…