Dishubkominfo Segera Operasikan Dermaga Labuhan Lalar

Taliwang, KOBAR – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) berencana mulai mengoperasikan dermaga Labuhan Lalar pada Oktober mendatang, sehingga meminta kepada perusahaan pelaksana pembangunan untuk bisa segera merampungkan apa yang menjadi item pekerjaan.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Manawari S.Sos yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya mengaku telah melakukan komunikasi dengan kapal ikan milik Benoa, agar bisa memanfaatkan keberadaan Dermaga Labuhan Lalar. “Jika memungkinkan Oktober mendatang sudah bisa dioperasikan, karena kami dari Dishubkominfo sudah siap,” ucap Manawari.

Diakui Manawari kalau pemanfaatan Dermaga Labuhan Lalar secara bertahap, mengingat belum seluruh fasilitas pendukung telah dibangun termasuk jembatan (jeti, red) yang menuju pada areal lebih dalam, agar dermaga itu bisa dipergunakan sebagai dermaga umum, dimana bisa dimanfaatkan untuk pengangkutan material oleh kapal yang lebih besar, termasuk pengangkutan penumpang kapal.

Masih keterangan Manawari, sebagai langkah persiapan telah membangun komunikasi dengan PT. Veener yang membutuhkan dermaga untuk pengangkutan kayu hasil tebangan, komunikasi juga dengan pihak Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang akan melakukan pengangkutan batu bara sebagai bahan bakar, termasuk persiapan untuk pengangkutan batu mangaan.

“Dermaga Labuhan Lalar sangat dibutuhkan untuk memperlancar berbagai proses pengangkutan, jadi kalau seluruh fasilitas pendukung selesai dibangun, maka beberapa perusahaan itu akan langsung memanfaatkannya,” tegas Manawari.

Menyinggung soal ijin operasinya, Manawari dengan tegas mengaku telah mengantongi ijin dari Bupati KSB. Ijin itu bisa menjadi pijakan pihak Dishubkominfo untuk segera mengoperasikannya. “Inikan berproses, jadi setelah pembangunan lanjutan yang sedang dikerjakan sekarang rampung, maka dermaga akan mulai dioperasikan, sambil menunggu pekerjaan lanjutannya,” timpalnya.

Manawari tidak membantah jika kedalaman pada ambang surut pada tepi dermaga tidak memenuhi syarat untuk kapal besar, sehingga ada opsi pembangunan jeti, tetapi untuk kapal yang bobot tidak terlalu berat sudah bisa difungsikan, bahkan Dishubkominfo sudah melakukan uji coba beberapa waktu lalu. “Soal tekhnis kita sudah siap mengantisipasinya,” janji Manawari. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi aparatur pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan segera…