Dana BOS Tersendat, SMK di KSB Terpaksa Hutang Sana Sini

Taliwang, KOBAR – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi Sekolah Menegah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) tinggal menghitung hari. Namun, beberapa permasalahan dihadapi oleh sekolah menengah kejuruan (SMK), terkait pembiayaan Ujian Sekolah (US) dan ujian praktik siswa.

Sekretaris Musyawarah Kepala Sekolah Kejuruan (MKKS), Muhammad Nasir, menyatakan, pembiayaan US dan ujian praktik adalah kendala mendasar yang dihadapi SMK. Terlebih pendanaan seluruh rangkaian pelaksanaan ujian menjadi tanggung jawab sekolah. Namun dengan kondisi keuangan sekolah yang tidak memungkinkan, sekolah terpaksa menalangi biaya ujian dari berbagai sumber.

“Untuk mengatasi hal tersebut, terpaksa kami mengunakan dana partisipasi orang tua/wali murid, bahkan sejumlah sekolah terpaksa berhutang,” katanya.

Meski pelaksanaan US dan ujian praktik telah terlaksana sesuai jadwal, beberapa SMK khawatir masalah pembiayaan akan terulang pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 4 April mendatang. Sebab lanjut Nasir, sampai saat ini seluruh SMK di KSB belum melakukan pencairan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sebagai sumber pembiayaan ujian.

“Ya, beberapa Sekolah kejuruan khawatir dengan pendanaan bahkan menjelang UN,” imbuhnya lagi.

Kekhawatiran pihak sekolah diperkuat dengan belum adanya kejelasan pencairan dana BOS triwulan pertama. Sehingga akan berimplikasi terhadap sejumlah agenda atau rencana kegiatan sekolah. Dengan demikian,  MKKS berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dapat membantu Sekolah mempercepat pecairan dana BOS.

“Kami berharap Dinas Teknis dapat memfasilitasi kami agar pencairan Dana sesuai dengan waktu penggunaannya nanti,” terang Nasir.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas (Kadis) Dikbudpora, Drs Muhklis, menyatakan, pembiayaan pelaksanaan Ujian Nasional memang melalui dana BOS yang disalurkan pemerintah pusat langsung melalui rekening masing-masing sekolah.

“Pemerintah KSB hanya menyediakan anggaran untuk pendistribusian dan pengamanan logistik UN hingga ke sekolah,” tukasnya.

Terkait belum cairnya dana BOS, Muhklis mengakui tidak tahu persis kapan bisa dicairkan ke masing-masing sekolah.

‘’Kita tunggu saja, tetapi yang jelas pasti akan dicairkan,” demikian Mukhlis. (ktas)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Fud: Kita Pingin Tahu Biang Masalah Taliwang, KOBAR - Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST,…