);

Bupati Sesalkan Oknum ASN yang Suka Jelek-jelekkan Pemerintah di Medsos

Taliwang, KOBAR – Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Terutama harus bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos) semisal Facebook. Jangan malah menggunakan teknologi informasi itu untuk menjelek-jelekkan dirinya sendiri maupun pemerintah.

“Saya sangat sedih sekali karena masih ada aparatur yang main FB hanya untuk menjelek-jelekkan dirinya sendiri, menjelek-jelekkan pemerintah, padahal dia berada pada sistem itu,” sesal Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, sesaat sebelum menyampaikan sambutan di Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lantai III Gedung Setda Sumbawa Barat, Selasa (3/1).

Bupati meminta kepada ASN untuk lebih respon terhadap apapun bentuk kebijakan pemerintah. Termasuk harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.  Ia tidak ingin menggunakan UU IT untuk menakut-nakuti. Tetapi, harus muncul dari kesadaran sendiri.

“Kita sebagai aparatur sipil, harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Jadi saya minta perhatian itu,” harapnya.

Baca Juga :  Sejak Beroperasi, PTAMNT Belum Tunaikan CSR?

Di lain soal bupati menyampaikan informasi gembira tentang akan dinaikkannya gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) di tahun ini. Tak tanggung-tanggung kenaikannya hingga mencapai Rp 1,5 juta per bulan untuk masing-masing PTT.

“Saya kira tidak jadi masalah untuk menaikan gaji PTT.  Untuk kenaikannya sendiri akan dilaksanakan tahun ini,’’ bebernya.

Bupati  mengatakan, kenaikan itu didasari keinginan pemerintah daerah untuk lebih mendukung kesejahteraan honorer. Penggajian mereka saat ini dinilai perlu dinaikkan guna mengimbangi harga barang pokok di pasaran termasuk kebutuhan- kebutuhan lainnya.

Kenaikan itu juga bertujuan mengawal komitmen kinerja pegawai, sehingga penyelenggaraan birokrasi dan pelaksanaan tugas pelayanan berjalan selaras dengan konsep kinerja dan visi misi yang diusung pemerintah kabupaten.

“Pemenuhan tanggung jawab seorang aparatur harus terus dikedepankan untuk mewujudkan pelayanan prima dan profesionalisme penyelenggaraan pemerintahan,” tandasnya. (ktas)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim masih kekurangan sekitar 1.500 Pegawai Negeri Sipil…