);

Bupati KSB Sampaikan Secara Global Capaian Pemerintahan

Taliwang, KOBAR – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM pada acara progress report ke-9 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu menyampaikan secara global capaian pemerintahan selama kurun waktu tahun 2013. Capaian yang disampaikan adalah implementasi dari visi KSB tahun 2011-2015, yaitu terwujudnya keunggulan wilayah pada semua bidang kehidupan untuk mengokohkan KSB sebagai kabupaten percontohan yang berperadaban fitrah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Garis besar yang disampaikan oleh orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu terdiri dari 3 progress, yaitu, progress pembangunan bidang sosial budaya dan pemerintahan, lalu progress pembangunan bidang perekonomian dan progress pembangunan bidang fisik serta infrastruktur.

Untuk  progress pembangunan bidang sosial budaya dan pemerintahan terurai tentang kependudukan atau sumberdaya manusia, pengangguran, pendidikan, kesehatan atau dirinci Usia Harapan Hidup (UHH), seni budaya dan olahraga, keagamaan, pemerintahan, keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  Pemerintah KSB Bakal Gandeng Newmont di Divestasi Terakhir

Sementara progress pembangunan bidang perekonomian mencakupi bidang pertanian dalam arti luas yang merinci tentang komoditas tanaman pangan, komoditas perkebunan, produksi hasil hutan, komoditas unggulan peternakan, potensi areal dan produksi perikanan, lalu sektor pertambangan dan penggalian, industri pengolahan dengan merinci tentang jumlah perusahaan industry pengolahan, industri pakaian (sandang), industri pengolahan pangan dan industri papan (perumahan atau perabotan).

Selain  itu juga dibahas tentang listrik, gas dan air bersih, bangunan atau jasa konstruksi, disampaikan juga tentang perdagangan (dan Koperasi-UMKM), hotel dan restoran, pariwisata, sektor perdagangan serta sektor koperasi, disampaikan juga tentang pengangkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan serta Jasa Lainnya dan yang tidak kalah penting tentang Produk Domestict Regional Bruto (PDRB), APBD serta kerjasama perekonomian.

“Untuk diketahui bahwa PDRB per kapita KSB apabila tidak termasuk subsektor pertambangan non migas tahun 2010 sampai dengan tahun 2012, baik ADHB maupun ADHK terus mengalami peningkatan, dengan laju peningkatan sebesar 11,86 % per tahun ADHB dan sebesar 5,14 % per tahun ADHK. Nilai PDRB per kapita ADHKtersebut relatif kecil (tahun 2012 misalnya sebesar Rp 10.106.464 atau Rp 842.205 per kapita per bulan), namun sudah berada di atas garis kemiskinan menurut kriteria bank dunia (World Bank) sebesar 60 US$ per kapita per bulan atau setara dengan Rp 600.000 per kapita per bulan. Rata-rata pendapatan per kapita inilah yang secara nyata menunjukkan pendapatan per kapita penduduk KSB tahun 2012,” ucap Kyai Zul sapaan akrabnya.

Baca Juga :  K2 Batal Banding Ke PTTUN

Pada progress pembangunan bidang fisik-infrastruktur, Kyai Zul mengurai secara rincing tentang infrastruktur kesehatan yang mencakupi prasarana kesehatan, infrastruktur seni budaya dan olahraga, infrastruktur tenaga kerja, infrastruktur pertanian dan infrastruktur perhubungan “Saya sampaikan secara rinci juga klasifikasi tentang prasarana jalan Negara, jalan provinsi, jalan kabupaten dan pelabuhan laut atau dermaga,” lanjut Kyai Zul.

Di akhir penyampaikan progress report, Kyai Zul mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersyukur atas keberhasilan pembangunan dan pemerintahan yang dicapai secara bersama-sama oleh Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha/Swasta, sembari perkenankan Kami menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan selama tahun 2013/2014, walau Kami telah berusaha maksimal dalam melaksanakan tanggung jawab yang telah diamanahkan.(Kimt)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM menilai PT.…