Bupati KSB Blusukan Naik Bus Kantor Berjalan

Taliwang, KOBAR – Akhirnya, bus yang menjadi kantor berjalan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai dipergunakan. Kunjungan perdana yang menggunakan bus berharga Rp 650 juta masih seputar dalam kota Taliwang.

Dalam kunjungan itu, Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM, didampingi Wabup, Drs H Mala Rahman, terlihat sangat serius melihat beberapa lokasi dalam kota Taliwang, termasuk sempat keliling pada bagian jalur belakang dalam kawasan Kemutar Telu Center (KTC) untuk melihat titik lokasi yang akan menjadi tempat “Kebun Mini” masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Selain dua orang pimpinan daerah, dalam rombongan itu juga terlihat, Asisten Tata Praja, Abdul Azis MH, Asisten Perekonomian, H Masyhur Yusuf MT, kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP), Ir H Abbas, Kepala Dishutbuntan, Ir Sumbawanto MSi, kepala Dishubkominfo, Manawari S.Sos, Kepala BK-Diklat, Abdul Malik Nurdin MSi, kepala Disparekraf, H Taufiqurhhaman MM, termasuk pihak Humas Protokol.

Saat berada di jalan Sudirman, orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu mengkritisi pemanfaatan trotoar yang dilakukan masyarakat, baik sebagai bangunan maupun sebagai tempat aktifitas jual beli, sehingga meminta untuk segera ditegur, karena pemanfaatan trotoar jelas hanya untuk pejalan kaki, bukan dijadikan tempat berdagang.

Selain untuk melihat trotoar, Bupati juga melakukan pengecekan kualitas pekerjaan jalan sudirman, termasuk berlanjut melintasi jalan A Yani yang juga bagian dari pekerjaan perbaikan dan pengaspalan jalan.

Saat di eks pasar Taliwang, rombongan melihat masih ada aktifitas jual beli ikan, sehingga meminta untuk dihentikan aktifitas itu dan dalam minggu ini harus sudah tidak terlihat lagi ada pasar alternatif tersebut. “Saya minta untuk segera diingatkan para penjual ikan itu, agar mereka memanfaatan pasar tana mira. Dalam minggu ini harus sudah tuntas, tidak ada lagi transaksi jual beli ikan seperti yang terlihat sekarang,” tegas Kyai Zul, sapaan akrabnya.

Meskipun tidak sempat turun di areal pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), kendaraan yang mengangkut rombongan sempat memperlambat jalan, agar bisa melihat kondisi rumah sakit, termasuk dalam kawasan terminal tana mira.

Media ini tidak mendapatkan penjelasan detail tentang kunjungan yang dilakukan tersebut, lantaran setelah kembali di gedung Graha Fitrah, tidak ada yang memberikan komentar, bahkan terlihat langsung bubar untuk kembali ke kantor masing-masing. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

One thought on “Bupati KSB Blusukan Naik Bus Kantor Berjalan

  1. Ass.war.wab
    Mohon maaf sebelumnya, Saya dan masyarakat luas pasti ingin menanyakan dengan hadirnya bus perkantoran sebagai media trasnportasi pelayanan publik ini. Tujuan dan esensinya belum saya temukan sepenuhnya, karena kalau sebatas kendaraan yang berjalan hanya berkesan map-map, spidol, atau hanya perlengkapan kantor lainnya sehingga fungsi dari pelayanannya dari mana?, oleh siapa?, untuk apa? dan siapa?.Mohon maaf juga, bagaimana kalau di daerah yang terisolir? Layanan publik, pendidikan, apa lagi kesehatan sangat urgen dibutuhkan untuk masyarakat. Sekian terimakasih.
    Ditujukan kepada Pak KH. Zul beserta kepala Dinas terkait.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bukan sekedar intens menggelar rapat dengar pendapat…