);

BNI Dipercaya Pegang Kartu Pariri

Taliwang, KOBAR – Penyaluran dana bantuan bagi para Lansia dan penyandang Disabilitas (Kartu Pariri, red) yang semula direncanakan akan disalurkan oleh PT Pos dan Giro Taliwang, kini penyalurannya dipercayakan kepada pihak bank. Perubahan ini dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkab Sumbawa Barat membudayakan gemar menabung di kalangan masyarakat.

“Benar, Pemkab telah menunjuk Bank BNI sebagai pihak yang menyalurkan dana bantuan itu. Perubahan tersebut dilakukan untuk membiasakan masyarakat agar gemar menabung,” ungkap Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos), Manurung SPd.

Dalam penyaluran dana bantuan itu, nantinya pihak Bank akan memberikan rekening dalam bentuk buku tabungan kepada masing-masing penerima  berikut nominal bantuan yang diterima.

Untuk itu diharapkan kepada para penerima untuk tidak serta-merta menggunakan seluruhnya, tetapi disisakan separuhnya yang sekiranya nanti dibutuhkan untuk keperluan mendesak.

“Jangan liat kecilnya nominal bantuan yang  diberikan, tetapi liat bagaimana budaya gemar menabung ini bisa ditanamkan. Apalagi tujuan gemar menabung itu akan turut menanamkan kebiasaan produktif, dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Hati-hati Janji Manis PJTKI

Sementara dari sisi penyaluran, pihak bank BNI sendiri tambah Manurung sudah menyiapkan segalanya. Seperti halnya kesiapan menempatkan petugas di masing-masing desa ketika tahapan pencairan mulai dilakukan.

“Yang jelas dalam proses penyalurannya nanti pihak Bank sudah siap. Tinggal menunggu waktu penyalurannya saja,” cetusnya.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu dikeluarkan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang mekanisme penyaluran bantuan tersebut. Regulasi itu sebagai acuan untuk mengantisipasi jika nanti terjadi tumpang tindih dalam penyalurannya.

“Perbupnya sudah ada di meja Bupati untuk segera ditandatangani. Dan yang jelas Perbup itu diterbitkan untuk mengatur pola penyaluran bantuan,” terangnya.

Ditanya mengenai waktu penyaluran dana bantuan tersebut, Manurung memperkirakan awal Februari mendatang sudah mulai disalurkan. Ia bahkan memastikan hingga akhir Januari ini, seluruh mekanisme yang mengatur pola penyalurannya sudah harus rampung. Sementara untuk data penerima bantuan juga tetap akan dilakukan perbaikan.

Baca Juga :  Arsitek Dunia Jadikan Pulau Kenawa “Earthship Groundbreaking”

“Perbaikan data penerima ini tetap dilakukan untuk memastikan apakah calon penerima masih hidup atau sudah meninggal dunia. Apabila tidak dilakukan perbaikan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah maupun protes dari masyarakat karena penyalurannya yang tidak tepat sasaran,” demikian Manurung. (ktas)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Absensi Sidik Jari Diberlakukan Pada Tiap SKPD” Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berikhtiar untuk…