BLK Poto Tano Telah Resmi Jadi Aset KSB

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelatihan dan Produktivitas (Lattas) pada Kementerian Tenaga Kerja akhirnya resmi menghibahkan Balai Latihan Kerja (BLK) Poto Tano ke Pemkab Sumbawa Barat. Penyerahan BLK itu dilakukan langsung Dirjen Lattas di ruang kerjanya, minggu lalu di Jakarta.

“Benar, saya sendiri yang menerima penyerahan  hibah aset itu,” kata H Abdul Hamid SPd MPd, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Menurutnya, karena aset itu sudah menjadi milik Pemkab Sumbawa Barat, maka langkah selanjutnya akan segera dilakukan perbaikan dan pembenahan pada beberapa titik yang dinilai mengalami kerusakan.

“Penyerahan itu akan kita sampaikan segera ke Bupati. Sementara anggaran untuk perbaikannya akan diusulkan di pembahasan APBD 2017 mendatang,” ujarnya.

Meski demikian, ia tak menyangkal jika  penyerahan hibah BLK Poto Tano tersebut hanya dilakukan secara simbolis oleh Dirjen Lattas. Untuk penyerahan secara resmi, Menteri Tenaga Kerja dijadwalkan akan datang ke Sumbawa Barat pada tanggal 20 November mendatang sekaligus membawa Surat Keputusan (SK) mengenai penghapusan BLK Poto Tano dari aset Pemerintah pusat menjadi aset Pemkab Sumbawa Barat.

“Kita sudah koordinasikan agar ada penandatanganan bersama antara Kemenaker dan Pemkab tentang serah terima aset itu,” imbuhnya.

Tidak hanya hibah, Kementerian Tenaga Kerja, tambah Hamid, menyatakan kesiapannya untuk melengkapi sejumlah fasilitas yang menjadi kebutuhan BLK. Diantaranya ketersediaan komputer, alat perbengkelan dan sejenisnya. Termasuk juga sarana penunjang praktikum lainnya.

“Jadi, BLK Poto Tano tidak dihibahkan begitu saja. Kementerian juga bersedia melengkapi seluruh fasilitasnya untuk menunjang pengoperasiannya nanti,” bebernya. (kjon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Minimnya jumlah penduduk yang berprofesi sebagai nelayan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), ternyata…