Bina Marga Optimis Bisa Rampungkan Seluruh Pekerjaan

Taliwang, KOBAR – Item pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum (DPU), lebih khusus dibawah kendali Bidang Bina Marga cukup banyak dan menelan anggaran miliaran rupiah.

Sampai dengan saat ini masih ada beberapa item pekerjaan yang belum rampung pekerjaannya, namun Kabid Bina Marga pada DPU Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Ahmad Zaini ST, MT mengaku sangat optimis bisa merampungkan seluruh item pekerjaan itu, apalagi tim bina marga cukup intens melakukan pengawasan lapangan.

Saat ditemui media ini dalam ruang kerjanya senin 6/10, Ahmad Zaini membenarkan jika ada proyek yang realisasi fisik masih di bawah 50 persen, bahkan ada yang nol persen, lantaran ada beberapa persoalan yang terjadi di lapangan, namun yang pasti beban tugas itu akan tetap diselesaikan sampai batas waktu tahun anggaran.

“Saya sangat optimis bisa menyelesaikan seluruh item pekerjaan yang menjadi beban kerja bidang Bina Marga, bahkan beberapa kali telah melakukan pertemuan internal untuk membahas beberapa persoalan yang muncul, termasuk mengantisipasi kegagalan pekerjan, bahkan cukup sering melakukan pertemuan dengan rekanan untuk menyampaikan ketegasan bahwa pekerjaan yang dipercayakan harus rampung sesuai kontrak,” timpal Ahmad Zaini.

Dibeberkan Ahmad Zaini, paket pekerjaan yang ditender berjumlah 6 paket dengan total anggaran sekitar Rp. 13 miliar dan saat ini realisasi fisik sudah mencapai 60 persen, sedangkan progress keuangan baru 40 persen. Untuk pekerjaan swakelola dari APBD reguler hanya Rp. 275 juta dan sudah rampung dikerjakan, termasuk realisasi keuangannya.

Untuk pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) berjumlah 50 paket yang terdiri dari 32 paket menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), 11 paket dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) reguler, 7 paket pasca bencana alam dengan total keseluruhan Rp. 5,9 miliar. Progress fisik kegiatan itu sudah 90 persen sementara progress keuangan baru 30 persen.

Pekerjaan multi years untuk dermaga Labuhan Lalar yang sedianya menggunakan anggaran Rp. 18,5 miliar, saat ini sudah sampai 40 persen untuk realisasi fisik, sementara progress keuangan sudah pada kisaran 30 persen, sedangkan jalan Kabupaten tahap I dengan anggaran dari APBD sebesar Rp. 15 miliar sudah rampung dikerjakan, tetapi realisasi keuangan baru pada 85 persen, sementara pekerjaan jalan yang menggunakan APBD-P dengan nilai kisaran Rp. 7 miliar belum dikerjakan.

Pada kesempatan itu Ahmad Zaini mengakui jika pada tahun 2015 mendatang harus tersedia anggaran sebesar Rp. 53 miliar untuk penyelesaian pekerjaan hot mix jalan Kabupaten. (kimt)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) berencana mengeluarkan surat edaran yang akan…