Banyak PJU Mati, BLH Janji Segera Lakukan Perbaikan

Taliwang, KOBAR – Buruknya pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali menjadi sorotan seluruh lapisan masyarakat.  Penerangan jalan yang seharusnya menjadi hak masyarakat seakan diabaikan pemerintah. Hal ini terbukti dengan terus dibiarkannya lampu penerangan jalan mati tidak terurus. Padahal anggaran khusus PJU terus merangkak naik setiap tahunnya. Beragam komentar pun terlontar dari masyarakat yang merasakan dampak langsung matinya lampu jalan ini.

Hanif, (32), salah seorang warga Kecamatan Taliwang, menyesalkan lambannya respon pemerintah menangani masalah PJU. Dia menilai, pemerintah terkesan enggan memperbaiki sistem penerangan yang tidak berfungsi dengan baik ini.

“Kerusakan ini kan sudah lama sekali terjadi, saya tidak mengerti kok lama sekali ditangani,” ketusnya.

Hal senada juga disampaikan, Adam, (37), warga lingkungan Semoan, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, dia menyatakan, jumlah anggaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebagai sumber pembiayaan PJU yang belakangan diketahuinya dari media ini, terus meningkat sepanjang tahun. Jumlah ini menurut Adam seharusnyanya mampu mengakomodir kebutuhan perbaikan mulai dari prasarana sampai petugas perbaikan.

“Saya lihat di koran-koran anggarannya sudah naik, jadi tidak ada alasan pemerintah menunda perbaikannya,” cetusnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), H Usman HI S.Pd, berjanji dalam beberapa minggu kedepan pihaknya akan segera action melakukan perbaikan seluruh lampu penerangan jalan yang bermasalah.

“Kami akan segera memperbaiki seluruh PJU itu,” katanya.

Usman mengakui, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti seluruh mata lampu yang terpasang di seantero Sumbawa Barat. Menurutnya, perlu pendataan ulang dan meminta data ril dari instansi pemegang proyek pemasangan lampu yaitu Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Hal lain yang dianggap penting lanjutnya, mempelajari sketsa jaringan listrik bawah tanah yang terhubung dengan seluruh jaringan lampu jalan di area Kemutar Telu Center (KTC). Sehingga saat melakukan pekerjaan, keamanan pun terjaga.

“Kami perlu berkoordinasi dengan PU untuk memastikan jumlah mata lampu dan jaringan bawah tanah, agar kami aman saat bekerja,” jelasnya.

Selain menunggu pendataan selesai, saat ini BLH masih menunggu pencairan anggaran dari Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD), terkait percepatan pebaikan lampu jalan itu.

Ia juga mengungkapkan pihaknya masih kekurangan peralatan seperti alat berat dan personel taktis lapangan terlatih guna membantu perbaikan nantinya.

“Kami masih menunggu  kelengkapan peralatan dan penambahan personel yang akan menangani PJU nantinya,” demikian Usman. (krom)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Irawansyah: Katanya Terbuka, Tapi Malah Tertutup Taliwang, KOBAR - Salah seorang wakil rakyat di Dewan Perwakilan…