Bangunan Miring di Danau Lebo Jadi Buah Bibir

Pelaksana Proyek: Itu Sudah Sesuai RAB

Taliwang, KOBAR – Sebuah bangunan baru di kawasan Danau Lebo Taliwang yang tampak berdiri miring jadi sorotan publik. Menurut papan informasi proyek, bangunan itu akan menjadi Pusat Informasi Pengunjung (PIP). Proyek yang dibangun melalui APBD Provinsi tahun anggaran 2018 oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTB, dengan total anggaran Rp 842.960.000, yang dikerjakan CV Rinjani Daya Cipta terlihat aneh, sebab bangunan tersebut miring terlentang.

Ardi (27), salah satu pengunjung wisata Danau Lebo Taliwang, yang berasal dari taliwang, ditemui awak media di lokasi wisata Dabau Lebo, kemarin, mengaku aneh dengan struktur bangunan itu yang miring.

“Saya merasa aneh dengan bangunan itu mas. Itu memang model bangunannya atau bangunan itu tenggelam? Kok miring terlentang seperti itu,” kata Ardi heran.

Menurutnya, sepanjang ia mengunjungi sejumlah obyek wisata, dirinya belum pernah melihat bangunan seperti itu, apalagi itu bangunan baru dibuat dan belum selesai. Kalau bangunan lama mungkin iya, karena dibuat di atas permukaan Danau dengan postur tanah yang lembek, atau jangan-jangan ini proyeknya gagal konstruksi?.

Ia pun menambahkan, kalau bangunan tersebut diperuntukkan sebagai pusat informasi destinasi wisata danau lebo, maka seharusnya tingkat keselamatan dan keamanan pengunjung harus dijamin. Dan sepantasnya proyek ini tidak boleh dilanjutkan, sebab akan menimbulkan kecelakaan di kemudian hari, dan pihak pelaksana harus bertanggung jawab.

Ditemui media ini, CV Rinjani Daya Cipta, selaku pelaksana proyek, melalui seorang konsultan perencana, yang enggan namanya disebutkan, mengaku, bahwa konstruksi bangunan sudah layak dan paten, itupun sudah melebihi standar RAB.

”Pengerjaan proyek ini dilaksanakan awal tahun 2018, dan ini sudah melebihi standar RAB. Di dalam RAB yang seharusnya tiang ditancap 3 meter ke dalam, ini malah 6 meter, dan saya yakin ini sudah layak konstruksi,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa memang betul terjadi insiden pada bangunan, itu terjadi akibat gempa bulan agustus lalu, ia juga mengaku telah bersurat kepada BKSDA dan BMKG atas kejadian tersebut. Atas dasar itulah pelaksana proyek meneruskan pekerjaan. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Kondisi cuaca akhir-akhir ini memang kurang bersahabat, hujan yang hampir setiap hari mengguyur Kabupaten…