ASN Harus Patuhi Aturan Pemilu

Taliwang, KOBAR – Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta patuh terhadap aturan yang telah diatur dalam Undang-undang Pemilu, Peraturan Komisi Pemilihan  Umum (PKPU), dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu), agar tetap menjaga netralitas selama Pemilu 2019. Sedangkan dalam konteks tugas ASN dalam birokrasi, harus tetap menjalankan fungsinya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Karena profesi ASN sejatinya adalah profesi yang terikat pada tugas dan kewajiban dalam menjalankan seluruh peraturan dan program Pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Kalau TNI dan Polri jelas, tegas tidak ada hak pilihnya. Kalau  ASN ada di dua alam, kapan netral, mana yang tidak netral, itu beda tipis, agar tahu, ya ikuti prosedur, rambu-rambu dari Bawaslu,” kata Bupati Sumbawa Barat , Dr Ir H W Musyafirin MM, saat berbicara pada sosialisasi pengawasan netralitas ASN, Anggota TNI dan Polri Pada Pemilu 2019, belum lama ini.

Bupati juga mengingatkan, termasuk mengingatkan Bawaslu, agar paradigma mencari-cari kesalahan dirubah, yakni menjadi mencari yang tidak salah. Jangan sampai hal-hal sepele kemudian disebut menjadi sebuah kesalahan. Jika ruang benarnya lebih besar maka jangan mencari kesalahan.

‘’Kalau ASN ngajak orang pilih ini itu di facebook itu jelas salah, terlalu berani. Jadi yang boleh dilakukan ASN adalah mengajak masyarakat ke TPS tanggal 17, Pemilu sukses tidak hanya aman dan lancar, tetapi tingkat partisipasi masyarakat juga tinggi,” tandas Bupati.

Sementara itu, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST,  menegaskan, bahwa arahan pimpinan TNI di tingkat atas sudah jelas, bahwa  netralitas anggota tidak main-main.

“Anggota harus melaksanakan tugasnya sesuai SOP, dengan mempedomani buku petunjuk pemilu yang sudah dipegang. Bersama Polri dan Masyarakat, TNI harus jaga kondusifitas keamanan di KSB yang sudah terjaga dengan baik,” tegas Dandim.

Di lain pihak, Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Teuku Ardiansyah SH, mengatakan, di Polri ancaman bagi anggota yang tidak netral cukup berat, mulai dari teguran hingga pemecatan. Pemilu Serentak 2019 adalah pemilu terbesar dan pertama di dunia, dimana masyarakat memilih anggota legislatif dan presiden secara bersamaan.

“Tahapan Pemilu yang berjalan saat ini adalah kampanye. Sejak dimulai tanggal 24 Maret, kampanye yang dilaksanakan anggota legislatif, baik dialogis maupun monologis berjalan aman dan lancar. Surat suara juga telah tiba di KPU dan dilakukan pengamanan,” beber Wakapolres.

Dalam acara ini, para ASN mengikrarkan enam pernyataan sikap ASN pada Pemilu 2019 sesuai Surat Edaran Menteri dalam Negeri, Nomor 800/2620/SJ, tanggal 22 Maret 2019. Pembacaan ikrar pernyataan sikap ASN dipimpin Sekda KSB, H Abdul Azis SH MH. ASN yang terdiri dari Kepala OPD, Pejabat Struktural setiap OPD dan staf kompak membaca ikrar pernyataan sikap ASN. (klar)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Terkuaknya kasus akan ada bagi-bagi uang jelang hari pencoblosan atau biasa disebut…