);

Anak Muda Sumbawa Barat Butuh Gelanggang Olahraga

“Terminal Taliwang Diusul Jadi GOR”

Taliwang, KOBAR – Memang di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah terbangun sebuah Gelanggang Olahraga (GOR) yang lumayan megah, GOR Lalu Magaparang namanya. Namun GOR tersebut lebih tepatnya disebut Stadion Sepak Bola. Karena selama berdiri, hampir menjadi milik cabang olahraga (Cabor) sepak bola saja. Itu pun diramaikan hanya pada event-event tertentu. Sedangkan cabor yang lain merasa dianak tirikan.

Padahal, hampir sebagian besar cabor yang berhasil mengharumkan nama Sumbawa Barat adalah cabor selain sepak bola. Dan kalau ditelisik lagi, rata-rata atlet dari cabor tersebut merupakan pemuda pemudi terbaik asal Sumbawa Barat. Meski dengan fasilitas dan pendanaan terbatas, mereka tetap bersemangat untuk mengharumkan nama daerah mereka.

GOR Lalu Magaparang.

Berangkat dari itu, Muhammad, Warga Taliwang, salah satu orang tua atlet karate, yang anaknya telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional, mengusulkan kepada Pemerintah setempat, agar GOR bagi seluruh cabor dapat jadi perhatian serius dan mendesak. Karena talenta-talenta muda yang dimiliki KSB begitu melimpah. Tapi fasilitas yang memadai untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga hampir dibilang tidak ada.

Baca Juga :  Stok Blangko e-KTP Kosong

“Kalau bisa, dan tidak melanggar aturan, sebaiknya Terminal Taliwang yang begitu luas dan megah itu dialihkan saja jadi GOR. Toh aktifitas keseharian di terminal itu, tidak sebanding dengan luas dan type terminal yang disandang. Sedangkan lahan Pasar Tana Mira di sebelahnya masih luas. Kenapa tidak, terminal dan pasar disatukan kembali, seperti dahulu,” usul Muhammad.

Apalagi, sambung Muhammad, olahraga merupakan sarana yang tepat dan positif untuk menyalurkan energi dan semangat anak muda yang bergelora. Karena kalau tidak ada sarana untuk menyalurkan minat dan bakat mereka, akhirnya mengarah ke hal-hal yang negatif.

“Dekadensi moral, narkoba, pergaulan bebas di kalangan remaja bisa ditekan. Kalau tersedia aktifitas positif bagi mereka. Olahraga adalah salah satunya. Percuma kampanye anti narkoba, anti pergaulan bebas, jika tidak tersedia sarana yang tepat untuk mengekspesikan jiwa muda mereka,” tukasnya.

Baca Juga :  “SMK Bisa” di KSB Masih Dilirik Sebelah Mata
Terminal Taliwang.

Sementara itu, Deden Zaedul Bahri, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KSB, ketika dihubungi media ini, untuk menanggapi usul dan keluh kesah Muhammad, tidak membantah, bahkan mendukung usul yang diajukan Muhammad.

“Memang benar, fasilitas olahraga di daerah kita masih minim dan terbatas. KONI saat ini dalam posisi menunggu kebijakan terbaik dari pemerintah, terkait pemenuhan fasilitas olahraga. Atau mungkin masih ada yang lebih prioritas dibandingkan fasilitas olahraga?,” kata Deden.

Namun, jika sekiranya bisa dibenarkan secara aturan, sambung Deden, usulan agar Terminal Taliwang dialih fungsikan jadi GOR adalah solusi jitu dan lebih mudah untuk direalisasikan. Karena Pemerintah tidak akan butuh dana yang besar dan waktu yang lama, demi untuk mewujudkan harapan para penggiat olahraga.

“Kan tidak akan butuh dana yang besar dan waktu lama untuk menyediakan sebuah gelanggang olahraga yang memadai. Paling cuma direhab sedikit saja, untuk disesuaikan dengan fungsinya sebagai GOR,” tutup Deden Zaedul Bahri. (kdon)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyebabkan sebagian besar lahan…