Amir Ma’ruf: Undova Milik Umat

Taliwang, KOBAR – Harus disadari dan mesti dipahami bahwa Universitas Cordova merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Jadi sudah sepantasnyalah, bahwa menjadi kewajiban bersama, segenap masyarakat KSB, untuk membangun dan membesarkan perguruan tinggi ini.

Universitas Cordova (UNDOVA) merupakan Perguruan Tinggi yang dinaungi oleh Yayasan Wakaf Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Senat Universitas Cordova, KH Amir Ma’ruf Husein SPdI MM, pada kegiatan diskusi alumni bersama Dewan Pendidikan Sumbawa Barat, di aula kantor Dikpora KSB, belum lama ini.

“Dari kata Wakaf, jelas bahwa Universitas Cordova bukanlah Universitas milik pribadi, dalam hal ini Rektor KH Lalu Zulkifli Muhadli. UNDOVA bukanlah milik Pak Kyai, tapi milik seluruh umat. Jadi stop untuk mengatakan tidak usah memikirkan UNDOVA karena itu miliknya Pak Kyai. Saya tegaskan kembali bahwa UNDOVA adalah milik kita semua masyarakat KSB,” tandas Amir Ma’ruf.

Berbagai pertanyaan yang dilontorkan kepada Narasumber di pertemuan tersebut. Ppertemuan yang digagas oleh Dewan Pendidikan bersama Alumni Universitas Cordova Indonesia. Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan Pemerintah Daerah, Dr Ir H Amry Rakhman MSi, Perwakilan Dosen Universitas Cordova, Perwakilan DPRD KSB, serta puluhan Mahasiswa dan alumni Universitas Cordova.

Perwakilan Pemerintah Daerah, Dr Ir H Amry Rakhman MSi, mengaku telah melakukan kerjasama dan akan terus bersinergi dengan pihak Undova di tahun yang akan datang.

“Kami minta pihak Universitas agar melihat kembali MoU yang sudah ditandatangi bersama pada tahun 2018 lalu. Kami minta untuk dibuatkan turunannya dari apa yang sudah disebutkan dalam MoU tersebut. Pemda tidak pernah tutup mata dengan perguruan tinggi satu-satunya ini,” tandas Amry.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini Cordova akan diberikan bantuan sebesar Rp 500 juta, sebagai awal dari kepedulian pemerintah dalam tanggung jawabnya terhadap satu-satunya perguruan tinggi di daerah ini, dan selanjutnya pihaknya berjanji akan menaikkannya menjadi Rp 1 miliar apabila ada perubahan. Bagaimanapun, menurut Amry, keberadaan kampus di sebuah daerah juga akan mengeliatkan beberapa sektor usaha baru, seperti warung makan, kos-kosan, photo copy, dan lainnya.

Gayung bersambut, Junaidi Efendi ST MT, Wakil Rektor I (WR I), Universitas Cordova, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah setempat. Menurutnya, semangat civitas academika Undova tak pernah luntur untuk berbuat membangun dan memindahkan emas dari perut bumi ke otak generasi muda Sumbawa Barat.

“Semangat kami dalam membangun UNDOVA tulus ikhlas. Kami tetap akan membangun Undova. Alhamdulillah, 4 Program Studi sudah berhasil dilakukan re-akreditasi dan sekarang sedang mempersiapkan pengajuan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Dan Alhamdulillah semua itu terlaksana atas kerja keras kami dengan dana yang sangat-sangat terbatas,” pungkas Junaidi. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Anjing dan Kucing Divaksin Rabies” Taliwang, KOBAR - Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah rabies atau anjing gila…