);

Penuhi Stok Darah di Bank Darah, RSUD Asy-Syifa’ Giat Gelar Kegiatan Donor Darah

Taliwang, KOBAR – Untuk memenuhi kebutuhan darah dan guna menjaga stok darah di bank darah milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tetap tersedia, manajemen RSUD giat menggelar kegiatan donor darah. Dan bagi pihak-pihak yang ingin melaksanakan kegiatan donor darah, pihak RSUD telah menyediakan mobil khusus untuk tranfusi darah. Setiap kegiatan donor darah akan didukung pihak RSUD, tanpa ada pungutan biaya sepeser pun.

Seperti kegiatan donor darah yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Sampir, baru-baru ini. Kegiatan itu melibatkan Pegawai Kelurahan, Pemuda Sampir dan Agen PDPGR. Pada kegiatan tersebut, mobil unit transfusi darah diturunkan oleh pihak RSUD Asy-Syifa’ ke kantor kelurahan Sampir, untuk melayani para pendonor darah.

“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi stok darah di bank darah milik RSUD. Karena jumlah pasien operasi meningkat tiap bulannya, dan itu bermacam-macam penyakitnya. Sehingga stok darah mesti harus tersedia,” kata dr Carlof Sitompul, Direktur RSUD Asy-Syifa’, kepada media ini.

Baca Juga :  RSUD Asy-Syifa’ KSB Dapat Nilai 90,5 Untuk Pelayanan JKN-KIS
dr. Carlof dan seorang pendonor darah.

Untuk itu, tambah Carlof, pihaknya selalu terbuka, dan siap bekerjasama dengan semua pihak yang ingin melaksanakan kegiatan donor darah. Dan dalam kegiatan donor darah, disamping melakukan transfusi darah dari para pendonor yang layak. Pihaknya juga mendata jenis golongan darah masyarakat yang hadir pada kegiatan donor darah. Agar ketika ada pasien yang membutuhkan darah dengan jenis tertentu, pihaknya tinggal menghubungi orang-orang yang memiliki golongan darah tersebut untuk bersedia ditransfusi.

“Ketika kami memiliki data jenis golongan darah masyarakat, berikut kontak person mereka. Maka, ketika suatu saat ada pasien yang membutuhkan darah tertentu, sedangkan di bank darah kami tidak tersedia, maka pihak keluarga tidak perlu lagi repot mencari kesana kemari, tinggal kami sodorkan data yang ada di kami,” papar Carlof.

Terkait kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Kelurahan Sampir, Carlof membeberkan, bahwa pada kegiatan tersebut, ada 30 orang yang mendaftar sebagai pendonor. 9 diantaranya memenuhi kriteria untuk layak mendonor, dan dari 9 orang itu, pihaknya memperoleh 7 kantong darah.

Baca Juga :  Wakil Bupati: Antara Hak dan Kewajiban, ASN Harus Bersikap Seimbang

“Selanjutnya kita akan coba hubungi Kecamatan, Kelurahan, hingga Desa-desa. Agar kegiatan donor darah seperti ini dapat terselenggara secara rutin dan berkelanjutan. Sebab stok darah di bank darah ada masa kadaluarsanya, makanya kami mesti harus tetap menjaga stoknya,” demikian Carlof Sitompul. (adv/kdon)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“PHK Karyawan Dituding Semena-mena” Taliwang, KOBAR – Sejak tahun 2017, PT Amman Mineral Nusa Tenggara…