);

47 Persen Tanah di KSB Belum Bersertifikat

Taliwang, KOBAR – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa Barat melaporkan, bahwa masih banyak warga Sumbawa Barat yang lahannya masih belum memiliki sertifikat. Hingga saat ini, baru sekitar 33.000 bidang lahan saja yang sudah disertifikatkan. Itupun setelah Badan Pertanahan Negara (BPN) meluncurkan Proyek Nasional Agraria (PRONA) dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Benar, hingga saat ini masih ada sekitar 80.000 bidang tanah di Sumbawa Barat diperkirakan belum bersertifikat. Apabila dipersentasikan maka jumlahnya baru mencapi 47 persen saja,” ungkap Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa Barat, Ir Jaka Purnomo.

Disebutkannya, masih banyaknya lahan masyarakat yang belum memiliki sertifikat tersebut bukan karena faktor minimnya kesadaran masyarakat, tetapi lebih kepada kemampuan biaya jika harus mengurusnya secara perorangan. Selain juga karena belum maksimalnya kemampuan pemerintah pusat dalam membiayai program Prona tersebut.

“Jadi itu yang menjadi penyebabnya, kalau menunggu program Prona, hanya dilakukan setahun sekali dan kuotanya juga terbatas,” timpalnya.

Baca Juga :  67 Koperasi Hanya ‘Bermodal Papan Nama’ Segera Dibekukan

Sebenarnya untuk persoalan sertifikat tanah/lahan ini, selain PRONA ada jalur atau program lain yang sudah ditetapkan pihaknya yakni  program swadaya. Dalam program ini masyarakat dapat melakukan pengajuan permohonan yang dilakukan secara swadaya.

“Permohon melalui program ini dikenai tarif jauh lebih ringan, sehingga dari segi biaya menjadi lebih murah dibanding mengurus secara individual,” demikian Jaka Purnomo. (ktas)

Bagikan di :

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“SKPD Dituntut Pandai Berinovasi” Taliwang, KOBAR - Demi untuk meningkatkkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Satuan Kerja…