2.435 Pelamar Berebut 238 Posisi CPNS

“60 Persen KSB, 40 Persen Luar KSB”

Taliwang, KOBAR – Sejak pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka, antusiasme para pencari kerja dari berbagai daerah sulit dibendung untuk mengisi formasi CPNS yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Para pelamar dari penjuru KSB pun tak kalah banyak. Mereka dengan penuh semangat berebut untuk meraih gelar Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bagaimanapun, pekerjaan sebagai abdi negara ini masih menjadi primadona di tengah masyarakat.

Tingginya animo masyarakat untuk ikut seleksi CPNS tidak terlalu mengherankan, karena fenomena seperti itu terjadi setiap kali lowongan CPNS dibuka. Beragam alasan disampaikan oleh calon peserta seleksi CPNS. M Lutfie, Warga Kelurahan Sampir, yang ikut seleksi kali ini, kepada media ini, mengaku, bahwa pekerjaan sebagai PNS memberikan kepastian kesejahteraan, ditambah lagi dengan tunjangan kerja jabatan PNS yang cukup banyak, dan tak ada kemungkinan bangkrut atau rugi, seperti membangun usaha ataupun menjadi karyawan swasta.

“Bagaimana saya tidak tergiur mas, masa depan sebagai PNS terjamin. Beban kerjanya tidak terlalu berat. Anak istri diberi tunjangan, hingga masa tua terjamin ketika pensiun sebagai PNS,” papar Lutfie.

Masih kata Lutfi, karena jumlah formasi CPNS yang tersedia di KSB terbilang banyak dibandingkan Kabupaten Sumbawa, sehinnga jumlah pelamar yang datang dari luar daerah ini pun tinggi.

“Para pelamar kali ini sangat banyak, tidak hanya dari daerah ini, tapi dari seluruh Indonesia. Hal ini menjadikan seleksi CPNS begitu menantang, hampir dibilang kita sedang mengadu nasib di sini. Tapi saya tetap optimis,” kata Lutfie.

Ditemui awak media ini, Mars Anugerainsyah SHut MSi, juru bicara Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KSB mengungkapkan, bahwa dari hasil verifikasi yang dilakukan panitia, sebanyak 2.435 orang pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi. 60 persen pendaftar berasal dari KSB, sisanya berasal dari berbagai daerah luar KSB.

“Formasi CPNS yang dibutuhkan KSB tentu menjadi acuan para pelamar untuk mendaftar. Sebanyak 238 formasi CPNS tersedia di KSB. Terdiri dari formasi umum, formasi khusus dan formasi untuk eks tenaga honorer kategori II. Diantaranya, 148 untuk tenaga Guru, 70 tenaga kesehatan, 8 tenaga teknis,” jelas Mars.

Para pelamar CPNS yang lolos seleksi administrasi berhak untuk mengikuti tahapan berikutnya. Mereka yang lolos bakal mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dalam SKD terdapat 3 hal yang akan diuji, antara lain Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Tes Karakteristik Pribadi dalam SKD bertujuan untuk mengetahui kemampuan CPNS beradaptasi, bekerja dalam tim, IT, pelayanan, karakter, integritas, kemampuan menahan sebaran hoax, SARA, dan yang lainnya.

“Setelah tahapan pendaftaran, apabila kamu lolos verifikasi administrasi maka tahapan selanjutnya yang harus dilalui adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD),” ujar Mars.

Tes Intelegensia Umum dalam SKD, kata Mars, dibuat untuk mengukur seberapa cakap CPNS dalam logika, verbal, figural dan analisis, memecahkan masalah dengan inovasi baru. Kemudian Tes Wawasan Kebangsaan dalam SKD berisi tentang pemahaman akan Pancasila, UUD 1945, nasionalisme, hingga bahasa Indonesia.

“Bagi mereka yang tidak lolos passing grade SKD, langsung gugur. Di dalam SKD terdapat 35 soal TWK, 30 soal TIU, dan 35 soal TKP. Penilaian dalam tes dilakukan dengan formula nilai 5 jika benar dan 0 jika salah dalam TWK dan TIU. Untuk TKP jawaban bernilai 1-5. Untuk lolos dalam SKD, passing grade formasi umum, cukup jawab benar 15 TWK, 16 TIU, dan 29 TKP bernilai 5,” tutup Mars Anugerainsyah. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Tawaran bantuan modal usaha di tengah masyarakat yang dilakukan jasa keuangan yang berkedok…