);
07/02/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Hadapi Pilkada, KPU KSB Gelar Sosialisasi Keagamaan Dan Kebudayaan

Taliwang, KOBAR – Dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Komisi Pemilihan Umum (KPU), gelar sosialisasi keagamaan dan kebudayaan di Pure Desa dan Puseh Desa Adat Kerta Buana, Dusun Samarekat, Desa Kokarlian Kecamatan Poto Tano, pada Kamis, (06/02).

Hadir dalam acara tersebut Komisioner KPU Sumbawa Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan, Parmas & SDM, Herman Jayadi S AP. Divisi teknis Penyelenggaraan, Jalaluddin MP, dan Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Rahmat Riadi S Sos, M Si, Wakapolsek Poto Tano, Sekertaris Desa Kokarlian, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta puluhan warga masyarakat Desa Kokarlian.

Dalam materinya, Herman Jayadi menyampaikan terkait tahapan Pilkada akan datang. Beberapa tahapan sedang berlansung, seperti Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta dilanjutkan dengan pembentukan Pantia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Tugas kami KPU sebagai penyelenggara, kalau dijabarkan dalam waktu tiga jam mungkin tidak cukup, namun secara garis besar kami sedang dalam proses membentuk badan Ad Hoc, yaitu PPK, PPS dan KPPS,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penataan, melakukan seleksi penetapan syarat calon perseorangan ataupun partai politik, dan yang paling utama adalah melakukan sosialisasi melalui media sosial.

“Tahapan pemilihan sudah kami lakukan sejak bulan oktober lalu, dalam hal ini kami butuh masukan dari semua masyarakat, dan informasi ini disebarluaskan apabila ada kerabat yang bertanya atau membutuhkan informasi terkait hal tersebut’’ tambah Herman Jayadi.

Selanjutnya, Jalaluddin MP, menyampaikan tentang daftar pemlilih. Ia menjelaskan Pilkada serentak ini akan diikuti oleh 270 kabupaten/kota se Indonesia,  dan diantaraya Kabupaten Sumbawa Barat. Sedangkan Jalur pencalonan Bupati ada dua, yaitu melalui jalur partai dan non partai, yang selanjutnya jalur non partai disebut jalur perseorangan atau calon independen.

“maju sebagai calon perseoangan yaitu harus mengumpulkan foto Copy KTP minimal sebanyak 8.945 dan minimal tersebar di 5 Kecamatan. Jalur perseoranagn ini untuk mengakomodir hak kita sebagai warga Negara yaitu hak memilih dan hak dipilih,” ujar Jalaluddin.

Ia menambahkan, penetapan pasangan calon akan dilaksanakan pada bulan Juli, sehingga jika dalam rentan waktu tersebut ada desas desus siapa yang maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati KSB Tahun 2020 dipastikan itu belum final, karena KPU KSB baru akan menetapkan pasangan calon secara resmi pada bulan juli akan datang.

“belum ada kepastian terkait siapa yang akan maju, semuanya masih dalam proses, kita tunggu bulan juli mendatang,” tutup Jalaluddin. (kdon)

Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar