Taman Makam Pahlawan Belum Terwujud

Taliwang, KOBAR – Wacana untuk mengadakan sebuah lahan khusus untuk pemakaman para pahlawan asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah lama bergulir. Namun hingga menjelang 15 tahun usia KSB, impian itu belum juga terwujud. Padahal sering kali kita dengar, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawannya.

“Saya heran dan sering bertanya, kenapa di KSB ini tidak disiapkan pemakaman khusus untuk pahlawan. Terutama untuk orang-orang yang dulu pernah berjuang melawan penjajah. Karena kalau tidak ada makam khusus, jejak sejarah para pejuang itu akan lenyap begitu saja,” keluh M Saleh, Warga Desa Seran, Kecamatan Seteluk, kepada awak media ini, kemarin.

Menurut pria yang kini telah berusia 70 tahun itu, saat sekarang ini, sulit sekali bagi anak muda untuk mengetahui dan menelusuri tentang orang-orang yang telah berjuang untuk negara mereka di masa perjuangan kemerdekaan dahulu. Sebab ketika orang tua seperti dirinya wafat, maka kisah tentang mereka akan ikut terkubur.

“Jika generasi seumur saya meninggal dunia, maka akan sulit bagi generasi selanjutnya untuk mengetahui jejak para pejuang tersebut. Karena hanya orang-orang seusia saya saja yang masih mampu mengingat cerita dan kenangan di jaman perjuangan itu,” tambah Saleh.

Menyimak pernyataan salah seorang warga itu, yang juga menjadi saksi sejarah tersebut, maka perlu adanya tindakan dan perhatian serius dari Pemkab Sumbawa Barat untuk segera melakukan penelusuran rekam jejak perjuangan para pejuang dalam melawan penjajah di tanah pariri lema bariri ini, agar segera dapat diusulkan dan dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Serta segera dipersiapkan sebuah lahan khusus untuk dijadikan Taman Makam Pahlawan (TMP).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) setempat, melalui Kepala Bidang Pemakaman dan Pahlawan, Nurdin SPt, mengungkapkan, bahwa lahan untuk pemakaman pahlawan di KSB ini telah diusulkan pihaknya kepada Pemerintah Pusat, namun hingga saat ini, hal itu belum dijawab dan ditanggapi.

“Kami telah melayangkan surat dan proposal tentang rencana pengadaan lahan untuk taman makam pahlawan kepada pemerintah pusat, namun hingga hari ini, permohonan kami belum direspon,” ungkap Nurdin.

Tidak hanya mengusulkan Taman Makam Pahlawan kepada Pemerintah Pusat, pihaknya juga, menurut Nurdin, telah berkoordinasi dengan pihak TNI, guna mencari dan menentukan posisi dan kondisi lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai TMP.

“Kami telah mendatangi pihak TNI untuk berkoordinasi terkait lahan mana yang cocok untuk dijadikan TMP. Adapun mengenai jumlah pejuang kemerdekaan yang ada di KSB, dari hasil penelusuran kami, berdasarkan rekam jejak dan tanda kehormatan, ada 5 orang pejuang yang dapat dibuktikan rekam jejaknya sebagai pejuang,” tutup Nurdin. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Minat petani menanam kedelai di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan masih sangat rendah, yang tercermin…