346 KK Korban Gempa KSB Dapat Bantuan Dana Stimulus

Taliwang,  KOBAR – Sebanyak 346 Kepala Keluarga (KK) korban gempa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang rumahnya rusak dilaporkan telah menerima bantuan dana stimulus untuk pembangunan rumah mereka yang rusak. Perbaikan dan pembangunan rumah pun sudah dilakukan di berbagai wilayah yang terdampak gempa. Pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong dengan pendampingan dari Dinas PUPRPP KSB. Untuk pembangunan rumah rusak, Kementerian PUPR RI memberikan 4 pilihan konstruksi, yaitu, rumah RISHA, rumah batu konvensional, rumah kayu dan konstruksi seperti rumah semula, dengan perbaikan dilakukan di titik-titik yang rusak saja.

Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kepada awak media, mengatakan, bahwa pola pencairan dana bantuan untuk korban gempa sama dengan daerah lain, sesuai Instruksi Presiden (Inpres). Tidak ada pola baru atau apapun namanya, semuanya sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Tidak ada dana ke rekening kelompok masyarakat. Semuanya langsung ditransfer ke penerima bantuan,” tegas Bupati.

Menurutnya, untuk bisa mendapatkan dana tersebut, Pemerintah Daerah melakukan beberapa tahapan. Mulai dari mengajukan usulan pencairan dengan mengirimkan data korban yang telah diverifikasi tim verifikasi Dinas PUPR Provinsi NTB dan Dinas PUPRPP KSB ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI. BNPB selanjutkan mentransfer dana ke rekening BPBD KSB. Kemudian BPBD KSB mencairkan dana langsung ke rekening warga penerima dana bantuan.

“Pemilik rumah kita bantu agar rumahnya bisa cepat dibangun. Untuk itulah, ada Agen PDPGR, Babinsa/Bhabinkamtibmas, dan Inspektorat untuk membantu administrasi dan melakukan pengawasan. Kita ingin memastikan bahwa dana bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk membangun rumah yang rusak karena gempa. Karena dana yang diberikan itu harus bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya,” jelas Bupati.

Bupati pun meminta semua pihak agar tidak sembarangan berbicara di media massa maupun di media sosial. Wartawan diimbau untuk terus membantu pemerintah daerah, agar jangan ada berita yang dipelintir terkait penanganan korban gempa.

“Kami akan terus bekerja sungguh-sunggih untuk memberikan yang terbaik bagi percepatan pembangunan rumah warga. ASN dan Agen PDPGR saya minta untuk bekerja IJS dan tidak mengambil manfaat dari bencana ini,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, pada tahap pertama pendataan, total 15.361 rumah warga KSB dilaporkan rusak. 2.326 rusak berat, 5.955 rusak sedang dan 7.080 rusak ringan. Namun untuk bisa dinyatakan layak mendapatkan dana stimulus, tim dari Dinas PUPR Provinsi NTB dibantu Dinas PUPRPP KSB terlebih dahulu melakukan verifikasi. Verifikasi dilakukan dalam empat tahap. Tim verifikasi inilah yang kemudian berwenang menentukan rumah korban gempa termasuk dalam golongan rusak berat, rusak sedang atau rusak ringan. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengaku, telah dan akan terus melakukan…