PTAMNT Lumpuhkan Ekonomi Lokal

Belum habis efek domino peralihan manajemen tambang Batu Hijau dari PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT). Kini, PTAMNT mengeluarkan kebijakan baru, mewajibkan seluruh karyawannya tinggal di camp dalam lokasi tambang. Kebijakan tersebut, terang saja menambah parah lesunya perekonomian masyarakat di lingkar tambang. Saat ini, banyak usaha kecil masyarakat setempat terpaksa gulung tikar. Mereka menuding, perusahaan memainkan perannya sendiri tanpa memikirkan keberlanjutan ekonomi maupun usaha masyarakat setempat, hingga membuat tatanan masyarakat yang sudah lama berjalan baik menjadi kocar-kacir. Bahkan, sejak PTAMNT resmi beroperasi, perekonomian masyarakat terkesan dibiarkan timpang tanpa sentuhan memihak sedikitpun. Padahal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, perusahaan sudah semestinya menerapkan kebijakan-kebijakan yang saling menguntungkan, tidak hanya berorientasi memikirkan profit atau keuntungan semata. Kini, ditengah kepanikan yang bisa-bisa memunculkan konflik sosial ekonomi itu, campur tangan Pemerintah Daerah (Pemda), yang memiliki tugas dan kewajiban untuk tetap memperkuat ekonomi dan usaha kerakyatan yang ada sudah sangat mendesak. Pemerintah diharap bisa bersikap arif dan berani menegur pihak perusahaan. Karena bagaimanapun juga, keberadaan perusahaan haruslah menjadi bagian dari kemajuan dan peningkatan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Jika masyarakat mendapatkan manfaat secara optimal, tentunya kegiatan usaha perusahaan juga akan berjalan dengan baik. **

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“Pihak Arpusda Dianggap Tidak Mendidik” Taliwang, KOBAR - Keputusan panitia dan dewan juri mata lomba Sakeco…