Wakil Bupati: Antara Hak dan Kewajiban, ASN Harus Bersikap Seimbang

Taliwang, KOBAR – Wakil Bupati, Fud Syaifuddin ST, menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menyeimbangkan antara kewajiban dengan haknya. ASN tidak boleh keberatan, apalagi menolak kebijakan kepala daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati, saat membuka sosialisasi Ketaspenan Program THT, Pensiun, JKK dan JKM serta produk Taspen Save bagi ASN di Pemkab. Sumbawa Barat. Sosialisasi berlangsung di lobi Gedung Graha Praja, Jumat pagi (19/01/2017). Peserta sosialisasi adalah Kepala OPD, Kepala Sekolah SMP, SD sederajat hingga TK, para Camat, UPTD hingga kepala Puskesmas se-KSB.

Lebih lanjut, Wakil Bupati, menjelaskan, bahwa mulai bulan Februari mendatang penerapan absensi elektronik diikuti pemotongan pendapatan akan diterapkan. Banyaknya absensi disik jari yang disediakan di kompleks perkantoran KTC adalah untuk meningkatkan kedisiplinan para ASN. Hal itu, tidak hanya berlaku di KTC saja, namun juga di luar kompleks KTC. Kepala OPD, Camat dan Kepala Sekolah didesak untuk segera menyediakan absen elektronik. Selain itu, semua OPD diharuskan untuk melaksanakan kegiatan imtak, karena uang makannya sudah dipotong dan jangan sampai uang itu tidak digunakan.

“Aplikasi ini bukan hanya di KSB. Namun di seluruh Indonesia, sekarang adalah waktunya belajar. Karena tahun 2019 mendatang, akan mulai diterapkan secara nasional,” kata Wakil Bupati.

Ia menambahkan, bahwa ASN tidak boleh keberatan, apalagi menolak setiap kebijakan kepala daerah. Bagi aparatur yang diketahui merusak absensi atau merubah menjadi manual, maka akan diberikan sanksi. Sanksinya adalah penurunan pangkat atau diberhentikan. Bahkan bisa diproses secara pidana.

‘’Hak dan kewajiban harus balance. Apa yang kita dapatkan sesuai dengan apa yang kita kerjakan,” tegas Wakil Bupati.

Menurutnya, keberadaan Taspen merupakan apresiasi negara untuk ASN. Bukan untuk ASN itu sendiri, tetapi juga sampai anak keturunan. Taspen adalah  asuransi dan hak ASN. Namun ASN harus menjalankan kewajibannya, bekerja dengan sebaik-baiknya, melayani masyarakat Sumbawa Barat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah KSB, H Abdul Malik SSos MSi, dalam laporannya, menyampaikan, bahwa PT Taspen Cabang Mataram, telah memberikan  pelayanan yang semakin baik. Setiap bulannya ada Mobil Taspen keliling untuk melayani ASN dalam hal ketaspenan. ASN atau purna ASN tidak perlu lagi ke Mataram untuk mengurus ketaspenan, karena Taspen Cabang Mataram berkantor satu bulan sekali di KSB.

Sebelum sosialisasi, Kepala PT Taspen Cabang Mataram, Marsudi, menyerahkan secara simbolis New Kartu Taspen kepada Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, H Abdul Azis SH MH, dan Kepala BKD. (adv/hms)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
Taliwang, KOBAR – Meski tidak ada Pangkalan Udara (Lanud) milik TNI Angkatan Udara (AU). Namun…