Bupati Ajak Masyarakat Gemar Belanja di Pasar Tradisional

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengajak masyarakat KSB untuk gemar belanja kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Menurut Bupati, selain untuk meramaikan pasar tradisional dan membuat ekonomi masyarakat berputar, berbelanja di pasar tradisional atau pasar resmi juga menciptakan ketertiban. Jangan sampai pasar yang sudah dibuat malah menjadi sepi, karena adanya pasar bayangan.

“Diimbau kepada ibu-ibu, belanjalah di pasar resmi, bukan pasar bayangan,” kata Bupati, saat melaksanakan Gotong Royong membersihkan Pasar Tradisional Jereweh, Jum’at (16/03/2018).

Gotong royong membersihkan Pasar Tradisional Jereweh ini diikuti oleh ASN, karyawan dan karyawati Pemda KSB, anggota TNI dan Polri, Agen PDPGR, aparatur Pemerintah Kecamatan Jereweh dan Desa di Kecamatan Jereweh termasuk masyarakat di Kecamatan Jereweh. Selain membersihkan area pasar, Bupati, Sekda dan pejabat lainnya melakukan penanaman pohon di halaman belakang pasar.

Bupati mengatakan, bahwa bekerja sebagai pedagang merupakan sunnah Rasul dan merupakan pekerjaan yang mulia. Bupati pun mengajak masyarakat untuk menggerakkan perekonomian KSB melalui sektor perdagangan. Dicontohkan pula, orang Cina yang baru pulang dari ladangnya, mereka ke pasar untuk menjual hasil ladangnnya.

Terkait Pasar Tradisional Jereweh, Bupati mengungkapkan Pasar Jereweh dibangun dengan dana tugas pembantuan dana APBN/Pemerintah pusat. Peresmian Pasar Jereweh akan dilaksanakan serentak bersama ratusan bahkan ribuan pasar lainnya di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo. Pembangunan pasar tradisional adalah salah satu program unggulan Presiden. Dalam lima tahun kepemimpinannya, Presiden menargetkan akan membangun 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia.

“Untuk gotong royong di Pasar ini, bukan tujuan, tetapi instrumen agar kita bisa saling membaur bekerja sama saling peduli  dan bersilaturahmi. Sama dengan yasinan,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah KSB, Muhammad Yusuf SIP, dalam laporannya, menjelaskan, bahwa dalam pembangunan pasar Jereweh, Pemerintah KSB menyediakan lahan, pembangunan pagar dan pemasangan paving blok. Sementara gedung induk pasar merupakan dana pemerintah pusat. Pasar Jereweh terdiri dari dua blok, blok timur memiliki 26 kios dan blok barat 22 kios. Kemudian di belakang tersedia lapak pedangan sayur dan ikan yang bisa menampung hingga 52 pedagang.

Yusuf menambahkan, sejumlah warga telah mendaftar untuk menempati kios. Diharapkan, warga yang ingin berdagang atau pedagang keliling untuk segera mendaftarkan diri menjadi pedagang di Pasar Jereweh. Kemudian, pedagang di pasar lama agar tidak lagi berjualan setelah pasar baru ini digunakan.

“Kami berharap juga Bapak Bupati, agar bisa menganggarkan dana perbaikan dan pemeliharan saluran air di depan pasar, karena drainasenya mengalami pendangkalan,” tutupnya. (adv/hms)

KOMENTAR

Komentar

You May Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

MEMBIDIK REALITAS TERSERAK
“PBB Siap Petik Bintang” Taliwang, KOBAR - Lika-liku perjuangan pengurus, kader, dan simpatisan Partai Bulan Bintang…